April 22, 2021

Kabar Aku | Berita Bola Terbaru Indonesia Hari Ini

Berita Terkini, Berita Terbaru, Berita Bola, Berita Viral, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Hakim Mengabulkan Permohonan Justice Collaborator Suharjito

2 min read

Hakim Mengabulkan Permohonan Justice Collaborator Suharjito – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta telah mengabulkan permohonan dari justice collaborator pada terdakwa Direktur PT DPPP atau Dua Putera Perkasa Pratama, yakni Suharjito.

Suharjito adalah tersangka dalam perkara suap izin ekspor benih lobster yang terjadi pada KKP atau Kementerian Kelautan dan juga Perikanan.

Hakim menyatakan bahwa menurut fakta hukum yang telah terungkap dalam persidangan, Suharjito bukanlah pelaku utama serta bukan pihak yang memberikan sesuatu.

Karena bukan pelaku utama, ia masuk dalam syarat yang bisa diberikan justice collaborator.

‘’Bahwa menurut fakta hukum yang telah terungkap pada persidangan, kehendak untuk memberi sesuatu terhadap saksi Edhy Prabowo tak datang dari terdakwa,’’ ujar hakim.

‘’Hal itu sudah membuktikan jika terdakwa bukanlah sebagai pelaku utama,’’ kata dia.

Selain itu, Suharjito dinilai jujur serta mengakui semua perbuatan yang ia lakukan.

Hakim menilai, bahwa keterangan terdakwa sangat dibutuhkan dalam persoalan lain guna membuka keterlibatan pihak yang lain terkait perizinan ekspor benih lobster.

‘’Keterangan terdakwa dalam perkara lain dibutuhkan guna membuka keterlibatan pihak yang lain dalam persoalan tipikor mengenai perizinan ekspor benih lobster,’’ tutur hakim.

Dalam kasus ini, Suharjito divonis penjara selama 2 tahun dan denda senilai Rp 250 juta dengan subsider 3 bulan penjara.

Suharjito telah terbukti secara sah memberikan suap mengenai izin ekspor benih lobster senilai Rp 2,146 miliar, yakni 103 ribu dollar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 1,44 miliar kemudian Rp 706.055.440 ke mantan Menteri Kelautan dan juga Perikanan, yakni Edhy Prabowo.

Dalam pertimbangan keputusannya, hakim melihat suatu hal yang meringankan dan memberatkan. Untuk hal yang memberatkan, yakni Suharjito dinilai tak mendukung program dari pemerintah terkait pemberantasan korupsi.

Sementara pertimbangan yang meringankan, yakni Suharjito belum pernah dipidana. Dia juga jadi tulang punggung keluarga dan kooperatif sekaligus terus terang dalam persidangan.

Hal lain yang meringankan adalah Suharjito menjadi gantungan hidup untuk 1.250 karyawan PT DPPP.

Suharjito juga rutin memberikan kesempatan kepada 10 karyawannya untuk pergi umrah ataupun ke tanah suci berdasarkan keyakinan agama masing-masing setiap tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *