May 2, 2021

Kabar Aku | Berita Bola Terbaru Indonesia Hari Ini

Berita Terkini, Berita Terbaru, Berita Bola, Berita Viral, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Edarkan Sabu, Polisi Meringkus Pasuri di Kawasan Puncak Bogor

2 min read

Edarkan Sabu, Polisi Meringkus Pasuri di Kawasan Puncak Bogor  – Pasangan suami istri (pasutri) yang berinisial AS  dan SP, ditangkap polisi karena telah menjual narkotika yang berjenis sabu di kawasan Puncak, Bogor. AS yang berperan sebagai bandarnya dan menjadikan isrinya sendiri, SP, yang sebagai kurirnya.

Dari kedua tersangka tersebut, ujar Kapolres Bogor, AKBP Harun, telah diamankaan barang bukti yang berupa narkotika yang berjenis sabu seberat 6,42 gram.

AKBP Harun menjelaskan bahwa AS merupakan residivis yang pernah dipenjara karena kasus yang sama. Setelah menjalani hukumannya, AS kembali lagi beraksi.

AKBP Harun menjelaskan bahwa tersangka AS ini memanfaatkan istrinya untuk menyimpan sabu pesanan pembeli di suatu tempat. Kemudian pembeli sabu tersebut diberitahu lokasinya dan mengambil sabu tersebut setelah istri tersangka AS pergi. Jadi cara yang telah digunakan oleh pelaku ini dengan cara sistem tempel.

Pasutri ini, lanjut AKBP Harun, merupakan dua dari total 19 tersangka yang telah diamankan selama dua pekan terakhir oleh Satnarkoba Polres Bogor. Dari 19 tersangka ini, pihak polisi telah mengamankan barang bukti yang berupa narkotika yang berjenis sabu seberat 126,66 gram, ganja yang sebanyak 12,01 gram, dan tembakau sintetis sebanyak 4,00 gram dan obat obatan terlarang sebanyak 1.874 butir.

Sementara itu di Kota Bogor, kakak beradik yang bernama Rama dan Romi telah ditangkap pihak polisi karena kedapatan memproduksi narkotika yang berjenis tembakau sintetis. Kakak beradik ini mengaku sudah memproduksi ganja sintetis selama 6 bulan.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro, pada hari Kamis (29/4/2021) mengatakan bahwa berawal dari penangkapan dengan barang bukti yang tidak seberapa, hanya 1 paket narkotika, kita akan kembangkan. Kemudian terungkap ternyata di rumah kontrakan pelaku tersebut, telah kita temukan sejenis home industry narkotika yang berjenis tembakau sintetis.

Dengan bahan bahan yang seperti alcohol, etanol dan lain sebagainya yang telah dibeli secara online, kakak beradik ini mampu meraup keuntungan hingga sampai Rp 5 juta rupiah sekali produksi.

Kombes Susatyo Purnomo Condro menjelaskan bahwa untuk tembakau sintetis tersebut dijual oleh pelaku via online dengan akun Instagram tertentu. Sasaranya yang untuk anak anak muda, narkotikan yang berjenis ini memang marak berada di jaman pandemi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *