April 7, 2021

Kabar Aku | Berita Bola Terbaru Indonesia Hari Ini

Berita Terkini, Berita Terbaru, Berita Bola, Berita Viral, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Cerita Penjual Gado Gado Di Mojokerto Yang Dapat Titipan Koper Oleh Pria Tak Dikenal

2 min read

Cerita Penjual Gado Gado Di Mojokerto Yang Dapat Titipan Koper Oleh Pria Tak Dikenal – Pria tak dikenal menitipkan koper misterius kepada Safira Fatmawati (18), penjual gado-gado yang ada di Jalan Brawijaya, Kecamatan Pungging, Mojokerto. Keberadaan koper tersebut masih belum diketahui dan telah dilaporkan ke polisi karena warga khawatir akan berisi bom atau narkoba.

Safira berjualan gado-gado dan ice cincau di depan rumah Dusun Ketok di Desa Tunggalpager, Kecamatan Pongging. Toko gadis berkacamata ini berada di depan kantor di Kecamatan Pungging.

Ia mengatakan bahwa sekitar pukul 11.30 siang ini, seorang pria tak dikenal datang ke tokonya. Pria itu turun dari mobil yang penumpangnya hanya dia sendiri.

“Pria ini mengaku berasal dari Banyuwangi. Saya membeli es janggelan (cincau) di toko saya,”ujar Safira kepada wartawan di lokasi, Selasa (6/4/2021).

Menurut Safira, pria itu bertubuh kurus, berkulit putih, dan berwajah tampan. Dia mengenakan kemeja lengan panjang, sepatu dan celana katun abu-abu. Selain itu, penitip koper itu juga mengenakan serban yang dikalungkan, dan topi atau kopiah warna hitam.

Orang yang tidak dikenal meminum es cincau, dan tidak menghabiskannya. Kemudian, dia membayar es seharga 3.000 rupiah dengan uang tunai 5.000 rupiah. Uang kembalian Rp2 ribu dari Safira ditolak. Selanjutnya, pria itu lantas menitipkan sebuah koper terhadap Safira,lantas pergi berjalan kaki.

“Dia meninggalkan kopernya hanya mengatakan bahwa dia ingin pergi ke sana dan menunjuk ke barat. Saya pikir dia ingin sholat karena di sana ada musala,”ujarnya.

Gadis berkacamata tidak sempat bertanya tentang isi koper kecil berwarna perak ini. Orang tak dikenal itu meletakkan koper di bawah kursi dimana tempat jualan Safira seperti biasanya. Karena hujan, Safira memindahkan kopernya ke teras sebelah barat toko Salon Safira.

“Saat saya mengangkat tangan, itu berat. Saya tidak menaruh curiga saat itu,”jelasnya.

Saat hendak menutup toko gado-gado sekitar pukul 16.00 WIB, Safira ketakutan dengan koper misterius itu. Lebih penting lagi, orang yang meninggalkan koper tidak pernah menunjukkan batang hidungnya lagi.

“Saya lantas melaporkan kejadian ini ke RT, Dikarenakan saya khawatir itu akan berisi bom atau obat-obatan,”tambahnya.

Perangkat desa melaporkan penemuan koper misterius ini ke polisi. Sebelum pukul 18.30 WIB, sejumlah polisi bersenjata lengkap sudah memantau lokasi temuan koper. Garis polisi dipasang di sekitar lokasi, sehingga tidak ada warga yang bisa mendekatinya. Tim Gargana Brimob Polda Jawa Timur tiba pukul 18.34 WIB untuk mengecek isi koper misterius tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *