Berita Unik – Teleportasi Segera Dibuktikan

0
811

Sang jenius, Albert Einstein kemungkinan salah sebab tidak terlalu percaya pada teori mekanik kuantum, yang menyebutkan 1 elektron bisa berpindah menuju tingkat energi yang lain. Menurutnya, fisika merepresentasikan kenyataan pada satu waktu dengan satu ruang. Mungkin Einstein juga tidak akan percaya pada kisah film seri Star Trek dengan teknologi teleportasinya, dimana Mr Spock beserta teman-teman sanggup berpindah tempat dengan instan. Lain halnya dengan fisikawan asal Kavli Institute of Nanoscience, the Delfy University of Technology, di Belanda, yang berhasil membuktikan bahwa teleportasi dapat diterapkan pada kehidupan nyata.

“Terdapat 5 hingga 6 grup yang dapat membuktikan bahwa Einstein salah,” ujar Ronald Hanson, ketua tim peneliti seperti yang dikutip The New York Times, pada Sabtu (31/5/2014). Para peneliti menemukan teleportasi informasi diantara 2 kuantum yang terpisah sejauh 3 M, disebut kuantum teleportasi. Sebuah elektron dapat ditransfer dari 1 tempat menuju tempat lain dengan tanpa memindah materi fisik tempat informasi tersebut terpasang.

“Apabila Anda mempercayai bahwa manusia tak lebih berupa kumpulan atom terangkai dalam cara tertentu, alhasil prinsipnya, kemungkinan kita dapat meneleportasikan diri dari 1 tempat ke tempat lain memang ada.” Bit klasik yang merupakan unit dasar dari informasi pada sistem komputasi hanyalah mempunyai 2 nilai, yaitu 0 ataupun 1. Tetapi pada kuantum bit (qubit) secara simultan bisa menggambarkan lebih banyak. Hal ini akan memungkinkan lahirnya generasi baru dalam sistem komputasi lebih cepat dan memungkinkan keamanan serta privasi menyeluruh pada jaringan komunikasi.

“Apa yang dapat dilakukan adalah dengan memakai belitan kuantum menjadi saluran berkomunikasi. Maka informasi terteleportasi menuju tempat lain serta tidak ada jalan untuk orang lain dalam mencegat informasi ini.” Para peneliti juga berencana melakukan eksperimen serupa dengan jarak kuantum 1 kilometer lebih. Bila mereka berhasil kembali, maka gagasan belitan kuantum yang bekerja pada jarak menjadi semakin terbukti, sekaligus mendemonstrasikan teori dari kuantum mekanik.

Einstein memang sempat ragu pada teori mekanika kuantum ini. Bagi dirinya, segala yang terjadi terhadap suatu partikel yang secara instan berpengaruh pada partikel lain (seperti halnya teori kuantum) adalah seperti boneka voodoo. Ia menuliskan keraguannya itu pada surat yang ia kirim tahun 1947, atau 8 tahun sebelum ia meninggal.

LEAVE A REPLY