Sat. Mar 14th, 2020

kabaraku.com

Berita Terkini, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Berita Unik Hari Ini – Fosil Platipus Raksasa Diangkat di Australia

2 min read

Sebuah fosil berupa gigi hewan platipus raksasa ditemukan di wilayah Queensland, Australia, penemuan itu berpotensi menjadi petunjuk mengenai penyebab kepunahan hewan yang berpenampilan unik ini. Binatang platipus Australia tergolong hewan yang unik di dunia satwa, karena ia memiliki paruh dan juga bertelur seperti unggas tetapi ia juga menyusui anaknya seperti pada mamalia.

Di masa sekarang, platipus hanya berukuran sekitar 40 cm saja, akan tetapi sekitar lima sampai 10 juta tahun yang lalu, diduga hewan platipus ini berukuran hingga dua kali lipat lebih besar serta memiliki gigi yang sanggup mengunyah binatang lain. Platipus raksasa tersebut dahulu mendiami sungai-sungai di wilayah utara Australia. “Kita menamakan hewan ini denagn nama Platypus Godzilla,” kata Profesor Mike Archer dari University of New South Wales, mengacu sebuah film klasik Jepang tentang seekor monster besar Godzilla. Keberadaan si ‘Godzilla’ tersebut disimpulkan menggunakan sebuah fosil gigi yang ditemui di kawasan  terlindung Riversleigh World Heritage, Queensland.

Para paleantolog, adanya temuan fosil hewan raksasa ini mungkin akan mengubah asumsi selama ini mengenai proses evolusi dari platipus. Bahkan mungkin juga, ini berarti bahwa platipus yang lebih kecil pada saat ini sedang menuju kepunahan. Platipus modern tak memiliki gigi yang berfungsi dengan baik, dan juga cara mendapatkan mangsanya yaitu dengan menggunakan semacam “bantalan-bantalan bertanduk” di mulutnya. Sedangkan platipus purba dapat melumat binatang-binatang seperti kodok atau kura-kura kecil dengan mudah.

Archer berpendapat, spesies platipus raksasa yang bernama latin Obdurodon tharalkooschild itu bukanlah nenek moyang langsung dari generasi platipus modern, melainkan sebuah pengecualian dari proses evolusi. Archer menambahkan, para peneliti tidak tahu persisi mengapa platipus harus kehilangan giginya, tetapi, terjadinya kehilangan gigi dan juga pengecilan ukuran, serta makin terbatasnya penyebaran dari hewan ini, menunjukkan hewan ini beresiko mengalami kepunahan.

“Kita menganalisa evolusi selama 60 juta tahun terakhir ini. Dulu mereka sangat kuat, dan memiliki fungsi gigi yang baik. Mereka tersebar di Amerika Selatan, Antartika, dan juga seluruh penjuru Australia,” dijelaskannya. “Sekarang, mereka kecil, seperti menciut, mereka kehilangan gigi, dan hanya ada di sungai-sungai timur benua Australia,” tambah Archer.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *