Berita Terkini Jakarta – Ahok : Pejabat Pemprov DKI Jakarta Gila Semua

0
798

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sangat marah dengan para pejabat Pemprov DKI Jakarta yang meminta pajak iklan dari bus yang telah disumbang oleh pengusaha PT Ti Phone, PT Rodamas dan PT Telkomsel. Bahkan, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan jika para pejabat Pemprov DKI Jakarta sudah gila dan tidak bisa bersyukur.

“Mereka sudah gila kali ya, kan yang mau nyumbang Hino, lalu Anda persulit. Terus Anda memilih untuk membeli Wechai. Saya sangat marah ini. Biarin ada banyak wartawan, biarin seluruh dunia tahu, orang – orang Pemprov DKI Jakarta memang gendeng – gendeng.”ujar Ahok dalam sebuah rapat pengadaan 30 bus, Selasa 11 Maret 2014 di Balaikota DKI Jakarta.

Ahok terlihat sangat geram karena Pemprov DKI Jakarta mengenakan pajak iklan yang akan dipasang diluar dan juga didalam bus itu. Menurung Ahok, tentu sangat wajar pengusaha memasang iklan produk mereka didalam bus yang akan disumbangkan kepada Pemprov DKI Jakarta.

“Dimana salahnya sih? Mereka mau nyumbang bus untuk DKI Jakarta. Mungkin DKI sengaja membatalkan sumbangan tersebut atau gimana aku tidak mengerti, orang mau nyumbang, pakai duit juga duit mereka, kenapa juga mesti membayar pajak. Itu kan nanti juga jadi plat merah. Ini pejabat DKI emang lebih seneng membeli bus sendiri apa gimana ya? Biar bisa dapat komisi. Makanya ada orang yang mau nyumbang dipersulit dan ditolak.”ujar Ahok.

Politisi Gerindra ini juga sedikit menyindir adanya kasus bus impor dari China yang sudah mulai berkarat. Pemprov DKI Jakarta justru setuju dengan pengadaan bus tersebut. Hasilnya, pengadaan BKTB dan bus transjakarta mengalami banyak permasalahan, dan hingga sekarang kasus ini tengah dalam penyelidikan BPK.

“Ini Hino, pabriknya juga di Jakarta, bisa sampai 30 tahun, sekarang apa coba yang dipermasalahkan, bus China yang jelek itu yang akan dipakai, kemudian Hino ditolak. Heran saya dengan cara berpikir kalian. Lama – lama todongin pistol.”geram Ahok seraya menggebrak meja kemudian meninggalkan ruangan rapat tersebut.

LEAVE A REPLY