Berita Teknologi – Balon Internet Google Lengkapi Android One Indonesia

0
176

Memang Project Loon milik Google cukup menarik perhatian lantaran bertujuan untuk menyebarkan sambungan internet dari langit memanfaatkan balon udara. Ternyata, balon pintar ini tak hanya satu-satunya proyek milik Google di Indonesia yang hubungannya dengan koneksi internet. Mike Cassidy selaku Vice President Project Loon menerbitkan tulisannya pada blog resmi Google terkait Project Loon. Dalam catatan itu, ia menyebut bahwa Google sudah melakukan upaya lain demi membantu pemerataan internet Indonesia.

“Demi menjadikan internet tidak sekedar gampang diakses tetapi juga dapat bermanfaat, ada banyak hal yang perlu dilakukan. Kami melakukan beberapa langkah di Indonesia untuk dapat mencapainya,” kutip Cassidy. Ia menambahkan, “satu diantaranya adalah program bernama Android One yang menciptakan smartphone dengan harga yang murah tetapi tetap berkualitas serta memberikan pengalaman akses internet bagi masyarakat dari kalangan menengah ke bawah.”

Cassidy juga menyebutkan bahwa perusahaan sudah mengembangkan berbagai fitur yang dapat tetap dimanfaatkan jika sambungan internet tengah lemah, semisal fitur ‘Search Lite’ serta kemampuan offline pada video YouTube. “Ada pula fitur bahasa Indonesia serta bahasa Sunda dalam Google Translate yang dapat dijadikan alat bantu ketika sedang berselancar di internet,” lanjut Cassidy.

Google juga menyadari bahwa masih banyak lagi penduduk dunia, utamanya di Indonesia masih belum mendapatkan akses internet, tetapi perusahaan mengaku masih terus berkembang serta berusaha keras untuk memenuhi hal itu. “Apabila segalanya berjalan dengan lancar, maka ada jutaan penduduk Indonesia dapat berbagi ide, kultur, serta melakukan bisnis online tanpa ada batas,” pungkas Cassidy dalam konten blog itu.

one

Indonesia tercatat sebagai negara Asia Tenggara yang pertama penjajal program ponsel Android One. Google pun mendapuk 3 pabrikan lokal untuk menggarap Android One di tahap awalnya. Ketiganya ialah Evercoss dengan One X, Nexian dengan seri Journey, lalu Mito dalam seri Impact. Ketiga ponsel dengan banderol harga yang tidak lebih dari Rp 1 juta tersebut mempunyai spesifikasi teknis yang sama. Diantaranya layar selebar 4,5 inch, empat processor 1,3GHz, fitur dualSIM, RAM 1GB, dengan OS Lollipop 5.1.

LEAVE A REPLY