Berita Politik – Luhut Tolak Diangkat Jadi Dewan Kehormatan Golkar

0
300

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan menolak tawaran dari Partai Golongan Karya agar menjadi Wakil Ketua Dewan Kehormatan dalam partai itu. Penolakan resmi juga sudah Luhut kirimkan pagi tadi pada Partai Golkar. “Pagi tadi saya sudah secara resmi memberitahukan kepada Ketua Umum Golkar kalau saya masih harus mengurusi kerjaan saya,” terang Luhut ketika ditemui dari Kantor Wakil Presiden Indonesia, Selasa (31/5).

Ia menjelaskan bahwa dirinya amat berterima kasih atas tawaran yang diberikan Setya Novanto sebagai ketum Golkar, terlebih lagi tawaran itu diumumkan resmi saat pengumuman kepengurusan Partai Golkar lalu. Akan tetapi, Luhut berulang-kali menegaskan kalau ia tidak dapat menerima pekerjaan itu sebab saat ini diriinya sedang menjabat Menkopolhukam. “Saya sudah katakan, saya tidak mau. Tetapi saya tetap berterima kasih kepada Golkar sebab sudah ditawarkan serta diumumkan,” ujarnya.

Setya Novanto pada Senin kemarin mengumumkan kepengurusan DPP Partai Golkar 2016-2019. Ia mengatakan, kepengurusan berjumlah 247 orang tersebut adalah hasil rekonsiliasi dan sudah mengakomodasi semua pihak pasca Munaslub Golkar pada 14-17 Mei yang lalu. Ia juga menyatakan bahwa saat menyusun komposisi kepengurusan, tim formatur sengaja menekankan pada sejumlah prinsip, antara lain rekonsiliasi serta proporsional. Seluruh pihak, lanjut dia, masuk dalam kepengurusan, baik itu pengurus harian, dewan pembina, dewan pakar, hingga dewan kehormatan.

Setya juga menambahkan atas periode yang tercatat hanya 3 tahun serta menghadapi 3 agenda pemilu dinataranya pada 2017, 2018, serta 2019, maka kepengurusan pun dinamakan dengan Kepengurusan Akselerasi Kerja demi melakukan percepatan kerja, kaderisasi, serta konsolidasi. Sebelumnya Sekjen Golkar, Idrus Marham mengatakan bahwa adanya nama Luhut Binsar Pandjaitan pada kepengurusan Golkar ini masih menunggu hasil laporan pada Presiden Joko Widodo. “Kami mencantumkan namanya, nantinya Pak Luhut melapor pada presiden. Saya kira tunggu saja nanti,” ujar Idrus dari Kantor DPP Golkar, Jakarta, hari Senin (30/5).

Idrus mengatakan Luhut masuk dalam kepengurusan sebab menjadi sosok senior partai yang tercatat juga pernah menjabat strategis semisal mantan wakil ketua dewan pertimbangan.

LEAVE A REPLY