Berita Politik Baru – Beredar Isu Jika Perusahaan Prabowo Berhutang 14 Triliun Rupiah

0
1315

Kabar kurang baik kembali menimpa salah satu bakal presiden Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Salah satu perusahaan milik Prabowo Subianto, PT. Kertas Nusantara Pola Winson yang terdapat di Kab. Berau, Kalimantan Timur kabarnya mempunyai hutang sampai Rp. 14 triliun.

Tidak sekedar itu saja, karyawan di perusahaan milik Prabowo Subianto ini juga dikabarkan tidak mendapatkan gaji selama kurang lebih 5 bulan. Informasi ini terus beredar luas melalui jejaring social media.

Akan tetapi, Direktur Utama dari PT. Kertas Nusantara Pola Winson membantah adanya tuduhan yang mengatakan jika perusahaan yang dia pimpin mempunyai hutang sampai Rp. 14 T. Bahkan dirinya menilai jika kabar tersebut hanya bertujuan untuk menjatuhkan nama Prabowo Subianto selaku Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra yang juga merupakan calon presiden partai tersebut.

“Info yang beredar dalam facebook, Twitter, BBM atau media social yang lain yang mengatakan jika PT. Kertas Nusantara masih memiliki hutang yang sangat besar adalah hal yang menyesatkan atau tidak benar.”ungkap Winson seperti yang dikutip dari Antara, 14 April 2014.

Menurut Winson, pesan berantai tentang utang yang dimiliki oleh PT. Kertas Nusantara sengaja disebarkan dengan bertujuan untuk menjatuhkan nama Prabowo Subianto jelang Pemilu Presiden 2014.

“Nama Prabowo Subianto kerap dikait – kaitkan dengan perusahaan yang saat ini tengah dia pimpin, mengingat sejak tahun 2002 lalu, Prabowo Subianto mempunyai sebagian besar saham PT. Kertas Nusantara.”terang Pola Winson.

Dia juga menjelaskan jika PT. Kertas Nusantara dari tahun 1991 hingga 2001 lalu pernah melakukan pinjaman uang dari 143 kreditur guna membiayai ekspansi perusahaan tersebut. Namun pada periode 2005 hingga 2011, perusahaan juga sempat mengalami kesulitan untuk dapat melunasi pinjaman tersebut yang sudah jatuh tempo.

Akan tetapi di Bulan November 2011 lalu semua permasalahan tentang pembayaran hutang telah selesai dalam Pengadilan Niaga dengan restrukturisasi hutang tersebut.

“Kita harus ingat jika Prabowo Subianto adalah salah satu penguasa yang cukup handal. Tidak mungkin Prabowo Subianto membiarkan perusahaan yang dia punya berhutang tanpa ada sebuah penyelesaian. Kita semua mengetahu, pada tahun 2005 lalu, Prabowo Subianto sendiri yang mengantarkan sejumlah uang menuju ke Bank Mandiri sekitar Rp. 2,1 T guna melunasi hutang PT. Kertas Nusantara dari Bank Mandiri yang telah jauh tempo.”

LEAVE A REPLY