Berita Nasional Terkini – Persiapan UN, Disdik DKI Jamin Keamanan Soal

0
655

Ujian Nasional (UN) pada Sekolah Menengah Atas (SMA) serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat rencananya digelar serempak untuk seluruh wilayah Indonesia, tanggal 14-16 April 2014 esok. Pada Provinsi DKI Jakarta, UN tingkat SMA dan SMK sederajat akan disertai sejumlah 119.879 siswa. Dengan total tersebut yang terdiri atas, siswa SMA N sejumlah 28.959 siswa serta SMA Swasta ada 25.811 orang siswa.

Sedangkan pada tingkat SMK, yaitu SMK N sejumlah 13.558 siswa serta SMK swasta sejumlah 51.551 siswa. Lasro Marbun, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI menyatakan, pada UN kali ini, pihaknya tidak akan menargetkan adanya angka kelulusan tertentu, namun lebih fokus pada upaya  menghilangkan praktik kecurangan pada pelaksanaan UN. Untuk dirinya, menghilangkan adanya kecurangan lebih utama ketimbang mengejar angka kelulusan 100 persen pun.

Meskipun begitu, piak Pemprov DKI masih tetap berupaya guna mempertinggi jumlah kelulusan dibandingkan tahun 2013 yang lalu. “Tidak berarti kami tak ingin kelulusan 100 persen, pastinya ya ingin sekali. Ya paling tidak, dapat meningkatkan peringkat pada tahun lalu yakni Jakarta pada posisi 9. Dan tahun ini dapat lebih baik lagi pada peringkatnya,” terangnya pada wartawan, hari Minggu (13/4/2014).

Di sisi lain Disdik DKI juga menjamin terkait soal UN SMA/SMK sederajat, tidak akan mengalami kebocoran. “Jaminan tersebut datangnya pun juga dari Tuhan yang memastikan tak ada kebocoran soal-soal ujian. Dan saya yang akan melakukan perbaikan dari sini,” terang Lasro pada wartawan hari Sabtu kemarin (12/4/2014).

 Dia juga pastikan bahwa soal UN tak akan bocor sebab distribusinya yang dari percetakan menuju sekolah akan dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Sabtu ini, soal-soal UN didistribusikan menuju sejumlah 5 wilayah kota guna kemudian disebarkan sampai ke tingkat rayon hari Minggu (13/4/2014). “Kita akan monitoring evaluasi dari pelaksanaan UN. Saya akan panggil semua petugas rayon, baik itu mulai dari tingkat eselon III Dinas Pendidikan, bahwa ini merupakan tugas yang mulia, janganlah direcoki dengan adanya hal-hal yang tak terhormat,” lanjut Lasro.

LEAVE A REPLY