Berita Nasional – Ribuan Ikan Mati dan Terdampar di Pantai Ancol

0
184

Ada pemandangan yang tidak biasa ditemukan di bibir Pantai Ancol semenjak tadi pagi, Senin 30/11/2015. Jutaan ikan yang terdampar  tersebut dalam keadaan mati.

Namun belum diketahui, apa yang menyebabkan ikan-ikan tersebut mati lantas terhempas menuju bibir pantai, kejadiannya berlangsung sejak subuh tadi. Warga sempat melihat, ada sesuatu yang anes sebeIum jutaan ikan tersebut ditemukan mati dan akhirnya menepi tersapu ombak.

“Warga berujar bahwa kemarin air sempat terbagi menjadi dua bagian. Pada tepinya nampak berwarna coklat, sedangkan pada bagian tengahnya berwarna biru. Hal itu tidak biasanya terjadi,” ujar Kompol Edi Guritno selaku Kasubdit Penegak Hukum dari Direktorat Polisi Air Polda Metro Jaya ketika dihubungi pada Senin 30/11/2015 di Jakarta.

Ikan yang sudah mati dan terdampar tersebut, berasal dari berbagai jenis. Ada bandeng, kakap, ketang-ketang sampai belanak. Menurut penuturan warga di sekitar pantai Ancol, kejadian serupa pernah terjadi pada 2013 yang lalu.

“Analisa dari warga karena adanya racun,” imbuh Edi.

Edi juga mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan, apakah yang menyebabkan ikan-ikan itu mati. Dan langkah yang sudah dilakukan ialah mengambil salah satu bangkai ikan itu, sebagai sampel untuk dilakukan penelitian pada laboraturium milik dari Dinas Perikanan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Sedangkan bangkai ikan lainnya, diangkat memakai mobil bak terbuka yang dimiliki oleh Direktorat Polisi Air dari Polda Metro Jaya. Karena banyaknya bankai ikan di sepanjang bibir pantai, mobil box terbuka itu sampai bolak-balik sebanyak 10 kali.

“Kami sudah mengambil air dan bangkai ikan sebagai sampel, untuk dilakukan pemeriksaan di Dinas Perikanan,” tambah Edi.

Pada tempat terpisah, PT Pembangunan Jaya AncoI Tbk, yang merupakan pengelola dari kawasan Ancol berdalih bahwa itu merupakan hal yang biasa terjadi saban tahunnya. Ikan-ikan itu mungkin mati karena adanya perubahan iklim yang cukup ekstrim saat ini.

“Kejadian seperti ini setiap tahunnya sudah sering terjadi. Sudah diamati selama beberapa minggu dan gejalanya memang sudah terlihat sebelumnya,” jelas Rika Lestari selaku Manager Corporate Communications dari PT Pembangunan Jaya ketika dikonfirmasi.

LEAVE A REPLY