Berita Nasional – Polri Melarang Ormas Melakukan Sweeping Untuk Menjaga Kenyamanan

0
73

Polri berusaha keras untuk bisa mencegah terjadinya aksi terorisme selama bulan Ramadhan, dengan adanya bom bunuh diri yang baru saja terjadi kepolisian beserta dengan masyarakat tengah meningkatkan kewaspadaan mereka terhadap aksi teror. Karena bukan menjadi hal yang tidak mungkin apabila pada bulan Ramadhan terjadi hal yang tidak di inginkan.

Selain bentuk terorisme, kepolisian juga tengah mewaspadai aksi perampokan dan juga peredaran narkoba yang akan bisa terjadi suatu saat. Tindakan ini adalah sebagai aksi yang dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan juga keamanan dalam melaksanakan ibadah puasa. Selain itu untuk H-10 polisi juga akan melakukan sweeping ke dalam terminal, stasiun, maupun bandara.

Tempat-tempat umum yang memang menjadi target para pelaku aksi ini menjadi catatan penting bagi polisi untuk tetap melakukan pantauan.  Ormas-Ormas yang mengatasnamakan dirinya sebagai salah satu Organisasi dibawah perlindungan UUD, kini juga tidak diberikan tempat oleh kepolisian. Karena hal tersebut juga akan bisa memperkeruh suasana dengan adanya kasus yang sudah terjadi.

Khususnya untuk perampokan, Polri menekankan kepada para pemilik untuk selalu memanfaatkan kerjasama denga kepolisian untuk tidak terjadi hal yang di inginkan. Karea dari lapora yang sudah ada pada tahun lalu, sedikitnya ada lima kasus besar yang merugikan.

“Saya mendapatkan amanat untuk bisa menjaga kenyamanan dan kemanan selama bulan Ramadhan, tentu ini juga bukan menjadi tugas yang mudah bagi kami. Karena semua orang akan melakukan aktivitas seperti biasa untuk biasa” ucap Irjen Setyo Wasisto.

“Kami harapkan masyarakat bersedia untuk bekerjasama dengan Polri dalam melakukan tugas ini, karena untuk bisa menimbulkan rasa aman dan nyaman tentu adanya kerjasama yang baik antara dua belah pihak, yakini masyarakat dan juga polisi” tambah Setyo Wasisto.

Mengatasnamakan Ormas sebagai aksi damai saat ini juga ditegaskan oleh Setyo Wasisto untuk tidak melaukannya lagi, karena sudah ada pihak kepolisian yang akan bertanggung jawab.

LEAVE A REPLY