Berita Nasional – Ombak Pantai Karang Papak Minta Korban

0
853

Sejumlah 2 orang wisatawan yang tengah menikmati libur lebaran terseret oleh aliran ombak pada Pantai Karang Papak, di Kec. Cikelet, pada Selasa (29/7/2014). Salah satu korban di antaranya masih bisa diselamatkan sementara 1 wisatawan yang lain hingga saat ini masih dalam upaya pencarian. Pihak Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada Kabupaten Garut, Dik Dik Hendrajaya, menyatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada sekira jam 17.25. pada waktu itu, kedua orang korban dengan sejumlah temannya tengah asyik berenang pada pantai itu.

“Kemudian secara tiba-tiba datanglah ombak yang cukup besar dan kemudian menyeret korban menuju arus tengah pada laut. Adalah Ceceng Bin Nandang (18) serta Munir (22) yang terbawa oleh arus gelombang ombak tersebut. Sementara pengunjung yang lain masih bisa menyelamatkan diri,” terang Dik Dik, pada Rabu (30/7/2014). Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun bahwa korban tersebut tercatat sebagai seorang warga dari Kampung Jonggol, di Desa Karamatwangi, Kec. Cisurupan, Kab. Garut. Pihak tim pencari yang berasal dari BPBD Kab. Garut, Polres Garut, serta Kodim 0611 Garut, dan bersama dengan warga lalu mengupayakan pencarian dari kedua korban tersebut.

Untungnya tak berselang lama, tim berhasil mendapati Munir pada laut dengan keadaan masih terselamatkan. Kondisi korban yang saat itu kelelahan lalu pingsan pun segera dibawa agar mendapat penanganan medis pada Puskesmas Cikelet. Selanjutnya korban pun segera dirujuk menuju Puskesmas Pameungpeuk agar dilakukan rawat inap. Munir mengalami syok serta masih dirawat pada Puskesmas Pameungpeuk. Sementara untuk Ceceng sedang dalam upaya pencarian tim.

Usai dihentikan untuk sementara, pencarian pun kembali dilakukan pada pagi ini. Penanganan dari kejadian ini juga dikoordinasikan bersama pihak Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi pada Kabupaten Garut juga Dinas Pariwisata di Kabupaten Garut. “Sejauh 84 kilometer wilayah pantai selatan Garut mempunyai ombak yang cukup besar, utamanya ketika sedang ada cuaca buruk. Maka kami himbau agar tak berenang. Pihak Dinas Pariwisata juga sudah berupaya dalam menyosialisasikan hal tersebut,” ujar Dik Dik.

LEAVE A REPLY