Berita Nasional – Jokowi mengingatkan Paspampres Tentang Rakyat Keluhan Rakyat

0
450

Presiden RI terpilih, Joko Widodo (Jokowi) sempat mempertanyakan tentang Prosedur Tetap (protap) dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat ia lakukan kunjungan pada berbagai penjuru tempat. “Tiap kali berkunjung saya pasti menyapa rakyat juga menyempatkan untuk bersalaman. Jadinya ya siapa saja akan saya salami. Apa tiap kunjungan berbeda dengan protapnya ataukah bagaimana,” terang Jokowi di depan ratusan ulama pesantren serta cendikiawan yang hadir dari sejumlah 34 provinsi pada acara sarasehan dari Pondok Pesantren Al-Hikam 2 kawasan Depok, di Jabar, hari Sabtu (30/8/2014), dan dikutip oleh kantor berita Antara.

Jokowi juga sempat mengatakan bahwa harus ada kejelasan seperti apa sebenarnya protap dari Paspampres saat ia berkunjung pada waduk, pasar atau sekedar bertemu bersama ulama. “Dan jangan sampai nanti ada masyarakat yang mengeluh tak bisa dekat bersama saya, sebab saya juga selalu ingin untuk dekat bersama rakyat,” katanya. Ia juga mengatakan bahwa seorang pemimpin tak hanya sekedar duduk di kursi empuk dalam ruangan yang berpendingin udara lalu tanda tangan. Jika pemimpin semacam ini, ia anggap bahwa itu adalah pekerjaan yang gampang. “Yang sulit itukan pemimpin yang sudi untuk melihat serta mendengar masalah secara langsung di rakyatnya,” kata Jokowi.

Jokowi juga mencontohkan bahwa saat ia mendapat laporan tentang penduduk miskin di Jakarta yang mencapai 3,8 persen saja. “Laporan itu pun tak diterima dengan begitu saja sebab selama saya melakukan ‘blusukan’ masih ada banyak rakyat miskin. Dan ternyata memang ada kategori yang mengatakan bahwa rakyat yang rentan miskin mencapai 37 persen. Ini adalah bahasa yang sudah diperhalus. Harusnya tegas saja, miskin ya miskin,” terang Jokowi.

Jokowi juga menambahkan bahwa dengan adanya sejumlah kategori ini, nampak pula masih adanya mental semacam Asal Bapak Senang (ABS). Jokowi juga menghadiri acara sarasehan itu bersama pengawalan dari Paspampres. Ia pun juga menyambangi rumah dari mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), yakni Hasyim Muzadi dimana juga berdekatan dengan lokasi Ponpes tersebut.

LEAVE A REPLY