Berita Nasional – Ditinggal Mudik, Lapak PKL Dikerjai Satpol PP

0
684

Hingga puluhan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) wilayah Jakarta Timur, pada Rabu (30/7/2014) melakukan penyisiran terhadap keberadaan (Pedagang Kaki Lima) PKL serta gubuk liar yang ada di wilayah Jatinegara. Langkah penertiban ini menjadi bagian instruksi dari Wagub DKI, Basuki ‘Ahok” Purnama. Menurut pantauan wartawan, petugas gelar apel pada Pusat Grosir Jatinegara (PGJ) kemudian melaksanankan penertiban tersebut. Usai apel selesai dilaksanakan, sejumlah 10 unit mobil dari Satpol PP dengan memuat sedikitnya 70 personel kemudian menyisir area Jatinegara.

Penertiban tersebut dimulai dari peralatan serta segala fasilitas PKL yang tengah ditinggal mudik para pedagang yang beroperasi di depan Stasiun Jatinegara tersebut. Kemudian para petugas melanjutkan penertiban adanya gubuk liar serta fasilitas para PKL pada kawasan Jl. DI Pandjaitan, kawasan Kebon Nanas. Pada lokasi tersebut, para petugas terpaksa membongkar serta mengangkut keberadaan tenda PKL juga gubuk yang terbilang liar tanpa izin. Barang itu kemudian dimuat dengan truk milik Dinas Kebersihan serta truk milik Satpol PP.

Satu gubuk liar yang ada pada kolong dari jembatan layang pada pintu Tol Kebon Nanas dan sedang ditempati oleh seorang pemulung tampak pula dibongkar oleh aparat. Tak ada bentuk perlawanan oleh pemulung itu. “Ini kami sedang melakukan instruksi dari Plt Gubernur dimana usai lebaran harus laksanakan pembersihan serta penertiban PKL juga gubuk liar pada jalan-jalan penghubung yang sedang ditinggal, pada trotoar serta fasilitas umum,” ujar Agus Sidiki, Kepala Seksi Operasional Satpol PP Jakarta Timur ketika operasi, pada Rabu pagi.

Menurutnya, penertiban akan berlangsung selama sehari ini pada kawasan Jatinegara dan meliputi kawasan di depan LP Cipinang serta Kampung Melayu juga sejumlah tempat lain. Penertiban seperti ini akan terus digelar hingga tiga hari di depan. “Hingga tanggal 1 Agustus esok,” terang Agus. Beberapa fasilitas para PKL serta gubuk liar yang akan ditertibkan nantinya segera dibuang di Bantar Gebang. Sedangkan untuk sisanya akan ditampung pada gudang penyimpanan yang ada di Cakung.

LEAVE A REPLY