Berita Nasional – 1.400 Pengemudi Go-Jek Diberhentikan Secara Sepihak

0
126

Sejumlah pengemudi Go-Jek di Pulau Dewata, beramai-ramai menyerbu kantor managemen Go-Jek yang ada disana pada Senin 20/11/2015. Hal ini dilakukan karena managemen Go-Jek telah memberhentikan 1.400 pengemudinya.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh para pengemudi Go-Jek, mereka tidak mengetahui adanya kesalahan masing-masing. Secara tiba-tiba mereka tidak bisa lagi mengaktifkan peralatan yang sudah dipegang oleh masing-masing pengemudi Go-Jek.

“Teman-teman yang berdatangan ke sini (kantor managemen), karena mereka semua mengalami suspend secara mendadak. Kami semua tidak tahu, apa kesalahan kami. Tiba-tiba sudah dilakukan suspend secara sepihak oleh managemen,” ungkap salah satu pengemudi dari Go-Jek Bali yang bernama Fatkun.

Mereka sempat menemui perwakilan dari managemen Go-Jek yang berada di kantor yang terletak pada salah satu ruko yang berada di JaIan Teuku Umar Barat. Namun mereka tidak mendapatkan kepastian dari tindakan suspend secara sepihak tersebut. Akhirnya mereka hanya meIakukan aksi dan berkumpul di depan dari kantor managemen sambari menunggu kepastian dari pihak managemen guna memberikan alasan atas pemberhentian secara sepihak itu.

“Tadi saya sudah sempat menuju ke atas untuk menemui salah satu pihak managemen. Menurutnya ada sekitar 1.400 pengemudi yang telah di-suspend, namun secara sepihak,” kata salah satu pengemudi yang bernama Ahmad.

Salah seorang pengemudi yang juga menyampaikan bahwasannya ada sistem yang baru dan masih belum dimengerti itu sudah membuat kerugian yang cukup besar untuk mereka yang sudah melakukan kerja sama dengan pihak dari managemen Go-Jek.

Dirinya menolak dikatakan bahwa selama ini sudah bekerja dengan tidak baik, dia merasa sudah bekerja dengan benar dan tidak pernah malakukan pemesanan secara fiktif. Apabila memang ada tuduhan yang menyebutkan seperti itu, maka dia meminta supaya pihak managemen membuktikannya serta tidak asaI melakukan pengemudi Go-Jek secara sepihak seperti yang telah terjadi saat ini.

Karena pemberhentian secara sepihak yang sudah dilakukan oleh pihak managemen ini, banyak pengemudi Go-Jek di Pulau Bali akan menjadi pengangguran, sebab mereka sudah menggantungkan hidupnya dengan bekerja sebagai pengemudi Go-Jek.

LEAVE A REPLY