Berita Misteri – Ritual Pertarungan Kejam Peradaban Moche di Peru

0
1867

Menyelidiki tentang hal peradaban yang berbau-bau kuno, maka kita selalu akan dikejutkan oleh sejumlah hal-hal baru, yang bisa dibilang aneh maupun kejam, seperti halnya pada ritual persembahan diri yang mewajibkan para pengikutnya rela kehilangan nyawanya. Ada cukup banyak jenis ritual pada zaman kuno yang sanggup membuat para peneliti hingga terperangah, serta tak percaya atas apa yang telah mereka temukan.

Diantaranya seperti jenis peradaban di kawasan Amerika Selatan, yakni peradaban bernama Moche yang berada di sekitar berawalnya tahun Masehi. Mereka merupakan masyarakat yang memiliki peradaban cukup maju di dalam bidang cocok tanam, arsitektur, tembikar, sampai dengan persenjataan. Akan tetapi, catatan terkait perkembangan dari peradaban ini tak dituliskan dengan jelas, hal ini kemudian menyulitkan para ilmuwan untuk melihat apa sebenranya yang telah terjadi pada masa itu. Akan tetapi, sejumlah bukti-bukti kuat juga berhasil ditemukan pada zaman itu. Seperti yang diperkirakan, keberadaan dari peradaban Moche ini hidup pada sekitar 800 tahun lalu. Kemudian peradaban tersebut kini dijumpai pada dekat kota yang bernama Turjillo, di Peru.

Ada pula hal yang cukup menarik pada penemuan sejumlah benda kuno yang ada di sana. Dimana salah satunya merupakan senjata yang menyerupai cakar kucing, dan dibuat dari jenis besi, yang juga sangat tajam. Cakar tersebut diperkirakan dipakai dalam pertarungan satu lawan satu dimana yang hingga salah seorang lawannya meninggal. Bagi sang pemenang, akan memperoleh cakar kucing sang lawan, sedangkan bagi petarung yang kalah, akan dijadikan persembahan bagi Dewa.

Cakar

Sementara itu arkeolog yang berasal dari Santiago Uceda menyatakan bahwa, senjata cakar ini menjadi sebuah simbol kekuatan, penghargaan, status seseorang, serta golongan elite. Akan tetapi, para peneliti mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi penyebab dari kehancuran akan peradaban tersebut, yang dapat menghasilkan piramid dalam bentuk yang cukup berbeda, yang merupakan wujud persembahan bagi para Dewa. Akan tetapi, para penelitipun masih terus saja berupaya untuk mencari tahu apa yang terjadi dalam tempo 6 bulan kedepan.

LEAVE A REPLY