Berita Misteri Baru – Diyakini Tanda Bencana, Akan Muncul Bulan Berwarna Merah Darah

0
4397

Sebuah fenomena alam yang cukup menarik akan terjadi pada 14 sampai 15 April 2014 malam WIB. Pada saat itu, akan terjadi sebuah gerhana bulan. Jelang tengah malam, satelit bumi tersebut akan berubah warna menjadi merah layaknya darah atau yang kerap disebut dengan Blood Moon.

Gerhana pada pertengahan April ini menjadi yang pertama dari gerhana total dari 4 gerhana bulan secara beruntun. Atau “Tetrad Series of Eclipes” tahun 2014. 4 gerhana secara beruntun adalah sebuah peristiwa yang cukup jarang. Pada seri tersebut, terakhir terjadi ditahun 2003 dan 2004 lalu. Ini akan terjadi selama 7 kali lagi pada abad ini.

Sejumlah orang yakin jika peristiwa Blood Moon menjadi sebuah pertanda, baik kiamat ataupun akan datang bencana.

Seperti tahayul yang terdapat pada bukul “Four Blood Moons : Something is About to Change” karya John Hagee, yang menunjukan adanya hubungan antara 4 gerhadan bulan total dengan kiamat.

Ilmuan berpendapat, saat mekanisme dibalik gerhana yang kurang dapat dipahami, mereka dianggap menjadi sebuah pertanda buruk seperti halnya pada komet. Seperti komet Eleni yang pernah dianggap sebagai planet liar Nibiru yang akan segera menabrak serga mengguncang Bumi. Saat ini Elenin telah tidak ada atau mati.

“Sekarang orang telah mengetahui jika gerhana seperti itu hanya sebuah kejadian yang normal pada siklus perjalanan tata surya, hal – hal yang sudah terjadi telah diatur dalam ribuan tahun lalu dan yang akan terjadi ribuan tahun kedepannya.”ungkap Geoff Gaherty.

Dia juga menambahkan, kaitan dengan prediksi bencana dan kejadian astronomi hanya menjadi sebuah karangan dari pemikiran manusia saja.”Satu – satunya hal yang akan terjadi ketika gerhana bulan adalah bulan akan menghabiskan beberapa jam melewati bayangan dari bumi, hampir tidak ada satu hal pun yang harus membuat kita khawatir.”

Berkat internet, banyak orang telah mendengar adanya bencana alam yang akan terjadi di belahan bumi lain, misalnya gempa, tsunami, gunung meletus yang tidak pernah mereka perdulikan pada masa lalu.

“Sebagai pengamat langit yang cukup antusias, saya cukup sedih mengetahui banyak hal indah yang terjadi di langit seperti halnya gerhanda bulan, kerap dianggap sebagai sebuah tanda bencana.”imbuhnya.

LEAVE A REPLY