Berita Mancanegara – Ratusan WNI Bertahan Di Tengah Kian Memanasnya Yaman

0
154

Perang berkepanjangan diantara pasukan koalisi yang dimpipin Arab Saudi melawan pemberontak Houthi Yaman, akhir-akhir ini semakin mengkhawatirkan. Di pekan ini tercatat setidaknya sudah 90 warga tewas, termasuk diantaranya anak-anak serta perempuan oleh gempuran udara pihak koalisi Arab. Warna Negara Indonesia yang memilih tetap bertahan di wilayah Yaman terhotung masih ratusan orang.

Dubes RI untuk Yaman, Wajid Fauzi menyebut bahwa jumlah WNI yang ada di Yaman seak tanggal 3 Februari lalu adalah 857 orang. “Mereka tinggal di kawasan yang relatif lebih aman. Sebagian besar mereka ada di Kota Tarim,” ujar Wajid kepada media, Ahad (28/2), dalam pesan singkatnya.

Pada Senin yang lalu (22/2), ada 60 korban tewas, termasuk anak hingga perempuan ketika jet tempur Arab Saudi melakukan serangan terhadap kelompok Houti pada beberapa wilayah Yaman. Sementara hari Sabtu (27/2) kemarin, tercatat 30 anggota Houti serta warga sipil tewas saat jet tempur dari pasukan koalisi Arab membombardir sebuah pasar yang ada di sebelah Timur Laut Sana’a, Ibukota Yaman.

Wajid menyebt bahwa dialog antara Houti dan koalisi Arab masih belum memungkinkan pasalnya kedua kubu masih belum bersedia membuka dialog. “Mereka bersikeras atas tuntutan masing-masing,” kata Wajid. Wajid melanjutkan bahwa sampai dengan saat ini masih belum ada pertanda yang mengarah ke perdamaian. “Sepertinya masih belum ada tanda-tanda mengarah ke gencatan senjata,” kata Wajid yang ada di Oman. Pihak KBRI Sana’a hingga kini masih melaksanakan operasional dari Kota Salalah, Oman.

Wajid menuturkan bahwa sejauh ini keadaan Yaman masih belum memungkinkan bagi KBRI untuk beroperasi kembali di Sana’a. “Otoritas Yaman sediri masih belum efektif serta lebih banyak diatur di Riyadh, Saudi,” ujar Wajid. Di Yaman sendiri, sampai sekarang masih belum ada Kedutaan asing yang membuka kembali pasca situasi politik keamanan yang masih belum pulih. “Juga tidak ada kegiatan pemerintahan Yaman yang efektif saat ini,” lanjut Wajid.

Sebelumnya, ia menyebutkan bahwa jumlah WNI di Yaman semakin menurun. Juni 2015 yang lalu, jumlahnya 1.184 orang, lalu pada September 2015 menurun ke 1.117 orang. KBRI pun terus memfasilitasi WNI yang berniat pulang ke Tanah Air. Mayoritas WNI yang ada di Yaman adalah pelajar serta mahasiswa.

LEAVE A REPLY