Berita Mancanegara – Lawan ISIS, Pasukan Darat AS Segera ke Suriah

0
161

Untuk kali pertamanya, pemerintahan Barack Obama memberikan izin pengerahan pasukan darat ke Suriah dengan misi membantu pemberontak memerangi ISIS. Josh Earnest selaku Juru bicara Gedung Putih mengatakan bahwa Amerika Serikat segera mengirim anggota Pasukan Khusus. Pasukan yang jumlahnya tak ada 50 orang itu dikirim menuju kawasan yang sudah dikuasai Kurdi kawasan Suriah utara untuk membantu pasukan Kurdi serta Arab dengan peningkatan logistik pula.

Sayangnya pengiriman yang jumlahnya sedikit itu justru menuai kritik serta dinilai tidak akan cukup memerangi ISIS. Bagaimanapun, Gedung Putih menegaskan bahwa walau sedikit, mereka akan memberi dampak signifikan di mana saja mereka diposisikan. “Presiden yakin kehadiran mereka dapat lebih mengintensifkan strategi demi meningkatkan kemampuan pasukan lokal Suriah dalam menggempur ISIS,” terang Earnest yang dikutip CNN, pada Jumat (30/10). Ia juga mengatakan bahwa peningkatan kemampuan ini sebenarnya merupakan strategi militer AS sejak awal.

Earnest menekankan bahwa pengiriman pasukan darat tersebut tak akan mengubah metode AS untuk menghabisi ISIS Suriah. Misi pasukan tersebut bukan misi tempur, kata dia. AS tercatat sudah melakukan serangan militer ke Suriah mulai September 2014 silam. Namun tidak pernah mengerahkan pasukan darat ke sana. Menggunakan serangan udara bersama koalisi, AS masih belum berhasil menghentikan kekejaman ISIS. Beberapa bulan belakangan, AS memilih untuk menambahkan bantuannya pada pasukan lokal yang berupa senjata, amunisi, serta bermacam suplai lain.

Pasukan Khusus AS tersebut akan ditempatkan pada wilayah Suriah dalam beberapa bulan. Mereka diposisikan pada markas tidak resmi yang jadi basis pasukan Arab Suriah, Kurdi, serta kelompok yang lain. Tempatnya pun juga dirahasiakan. Walau mengemban misi logistik, pasukan tersebut juga dilengkapi kemampuan untuk mempertahankan diri. Jika terpaksa dan memang diizinkan, mereka pun boleh turut berperang. Jika didapati target penting ISIS terlacak pada wilayah Suriah maupun Irak, maka kemungkinan Pasukan Khusus AS tersebut akan ditambah jumlahnya. AS sendiri sat ini juga masih meningkatkan persenjataannya dengan jalan menambahkan pesawat tempur A-10 serta F-15 pada pangkalan udara Incirlik, Turki.

LEAVE A REPLY