Berita Kriminal Nasional – Tukang Ojek Pengedar Diringkus Polisi

0
717

Seorang pria bernama Nurdiansyah usia 22 tahun yang dalam kesehariannya mencari uang dengan menarik ojek ini sedianya harus betah mendekam di balik jeruji penjara sebab ia kedapatan menyembunyikan barang haram yakni ganja kering dalam rumahnya. Tak tanggung tanggung, tanaman candu yang ia simpan di rumahnya itu terhitung seberat 25 Kilogram. Bapak dengan satu anak tersebut mengaku nekat menaruh serta menjual barang terlarang itu guna memenuhi kebutuhan hidup dirinya beserta keluarga.

Bisnis haram yang telah ia lakoni semenjak 5 bulan terakhir tersebut berhasil terbongkar oleh petugas Kepolisian Sektor Metro Tambora atas komando dari Kanit Reskrim Widharma Jaya yang menyergap rumah milik tersangka yang berada di kawasan Cakung, wilayah Jakarta Timur, pada Sabtu (15/3) malam yang lalu. Kasus ini terungkap saat petugas polisi membekuk tersangka DN di bilangan Daan Mogot, kawasan Jakarta Barat.

“Ketika ditangkap, DN tersebut mengakui bahwa barang itu dari seorang tukang ojek motor yang biasanya mangkal pada kawasan Kali Besar, Kota Tua, di Jakarta Barat. Sedangkan dari tersangka DN sendiri berhasil kami amankan barang bukti 4 linting ganja yang siap pakai,” terang Jaya saat dikonfirmasi, hari Minggu (16/3/2014).

Usai memperoleh informasi tersebut, polisi pun segera bertindak kemudian berhasil mengetahui lokasi rumah dari Nurdiansyah. Usai melakukan penggeledahan, dari dalam lemari yang ditaruh di kamarnya petugas menemukan barang bukti 25 kilogram ganja yang ditaksir seharga Rp 50 juta.

“Sedangkan tiap kilo ganja tersebut dibandrol dengan harga Rp 2,2 juta. Kemudian untuk besar keuntungan yang diperoleh senilai Rp 200 ribu dari tiap kilogram ganja yang sudah laku terjual,” terang Jaya.  Lebih lanjut, tersangka pun juga mengakui bahwa bisnis dari daun haram tersebut terpaksa dilakukannya sebab pendapatan yang ia peroleh dari menarik ojek tiap harinya tak mampu mencukupi kebutuhan dari anak serta istrinya. “Hasil dari ojek cuman Rp 40 ribu sehari, dan itu masih kurang, katanya untuk membelikan susu anaknya,” dituturkan oleh Jaya.

LEAVE A REPLY