Berita Kriminal Nasional – Sengketa Jual Beli, Mayat Janda Dicor

0
1265

Diberitakan sesosok mayat wanita dengan dua anak diketemukan dari dalam drum di belakang rumah dari Bandar Ngalim, Kec Mojoroto, Kediri. Mayat janda bernama E Rofita yang  diperkirakan dengan usia 30-40 tahunan tersebut diduga telah menjadi korban aksi pembunuhan. Sebab saat ditemukan, tangannya terikat serta berjongkok dalam keadaan drum yang diberi semen. AKBP Budhi Herdi Susianto, Kapolres Kediri Kota yang memimpin kegiatan olah TKP menyatakan, penemuan bermula dari adanya laporan warga yang mengaku mencium bau menyengat dari sekitaran TKP.

Polisi pun bergegas dan mendatangi lokasi serta lakukan olah TKP hingga menemukan mayat tersebut. “Jasad diketahui adalah single parent yang kita temukan dalam drum dalam kondisi tangan yang terikat serta jongkok serta drum dicor menggunakan semen serta pasir,” terang Budhi Herdi Susianto dari lokasi, hari Sabtu (15/3/2014). Sangat sadis pelaku ini. Dari sekitar drum itu, dilanjut Budhi, ada tetesan darah serta dikerubung lalat. Kondisi drum dicor dan disumpal dengan pasir serta kain bekas.

Tak lama kemudian polisi pun memproses temuan tersebut dan berhasil mengamankan tersangka yang bernama Ahmad Zainul Ibad, warga dari Desa Sumber Agung, Kec Pagu, Kediri. Dikisahkan korban sudah berkali-kali dalam menagih uang hasil dari jual beli mobil yang telah dilakukan antara kerabatnya dengan tersangka yang dihitung perantara. Pertengkaran pun terjadi hingga membuat si pelaku kalap serta mencekik korban sampai tewas. Dilanda panik, tersangka pun menyembunyikan tubuh itu dalam tong lalu di cor menggunakan semen. “Saya kan cuma mengenalkan saja. Lalu kenapa kok saya yang dimarahin, saya tak terima, malah dianya nampar saya,” ujar Ibad, Minggu, (16/3/2014).

Pelaku ini ditangkap oleh polisi hanya kurang dari sehari. Tersangka juga sempat pulang di Pagu lalu ditangkap usai petugas polisi menantinya. Dari tersangka, polisi mengamankan 2 unit telepon genggam yang merupakan milik korban, serta satu unit motor Honda Vario yang juga milik korban. “Motifnya adalah hanya dikarenakan emosi, dari perihal jual beli mobil,” terang Kapolres Kediri Kota.

LEAVE A REPLY