Berita Internasional – Pencarian Terbesar Yang Berpacu Dengan Waktu

0
657

Upaya pencarian terhadap burung besi Malaysia Airlines MH370 yang diklaim dilakukan sejumlah 26 negara kini diperluas. Pada saat ini, untuk luas dari area pencarian telah mencapai 7,7 juta Km persegi. “Seluruh cakupan pencarian kini 2,24 juta mil laut persegi yang setara 7,7 juta Km persegi,” terang Hishammuddin Hussein, menteri transportasi dari Malaysia yang dilansir dari ABC News, hari Rabu (19/3/2014). Dia juga menyatakan pencarian dari pesawat dengan 239 penumpang tersebut adalah pencarian yang terbesar dalam sejarah. “Ini merupakan area pencarian terbesar,” lanjutnya.

Pencarian yang diperluas sampai Samudera Hindia dipimpin pihak militer Australia. Otoritas Keselamatan Maritim Australia ( AMSA ) menyatakan bahwa zona pencarian selatan yang mencakup 600.000 kilometer persegi laut dan sudah diplot memakai data dari sinyal satelit terakhir yang sempat dikirim pesawat. Sejak 12 hari hilangnya pesawat tersebut, kini upaya pencarian terbesar ini juga harus berpacu dengan waktu. Hal ini disebabkan karena black box yang ada dalam tiap pesawat hanya mempunyai baterai yang sanggup mengirim sinyal dalam 30 hari saja. Kini puluhan negara yang mengikuti perburuan itu hanya mempunyai waktu 18 hari tersisa saja.

Menurut perhitungan dari ABC News yang mana dikutip news.com.au, hari Rabu (19/3/2014), balck box milik MH370 sudah menggunakan sepertiga dari tenaga baterai semenjak pesawat itu dinyatakan menghilang Sabtu 8 Maret 2014 yang lalu. Apabila pesawat itu jatuh lalu tenggelam di samudera, maka sebuah alat lain yang bernama locator beacon akan mengirim sinyal ultrasonik yang tak bisa didengar manusia tapi dapat dideteksi menggunakan sonar.

Locator beacon sendiri menyala secara otomatis saat sensornya menyentuh air. Sinyal tersebut sanggup menembus kedalaman 14.000 kaki dari permukaan air. Tiap detiknya, alat tersebut mengeluar sekali ‘ping’ hingga 30 hari lamanya. Alat tersebut tertanam di kotak hitam, sehingga para tim pencari dapat menemukannya. Tetapi sinyal yang terpancar hanya dapat dideteksi pada radius 25 Km saja. Posisi dari dasar samudera juga sanggup mempengaruhi penyebaran sinyal ini, misalnya bila terjatuh dalam palung laut yang amat dalam.

LEAVE A REPLY