Berita Internasional – ISIL Deklarasikan Kekhalifahan Irak Serta Suriah

0
2831

Diketahui bahwa pemerintah kawasan Kurdi telah menutup penyebarangan yang dipergunakan oleh warga Irak demi melarikan diri oleh kejaran militan ekstremis. Aksi penutupan tersebut dilakukan pada hari terjadinya serangan udara pada kawasan Kota Mosul yang kian menambah kekhawatiran dari warga Irak yang masih belum berhasil menyelamatkan diri dari Mosul. Dari CNN diberitakan, Minggu (29/6/2014), pihak Angkatan Udara Irak melancarkan serangkaian gempuran udara pada salah satu dari kota terbesar yang ada di negaranya tersebut, yang sudah dikuasai kelompok militan Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL).

Sementara itu, kelompok militan Sunni ISIL tersebut mendeklarasikan penyatuan dari wilayah-wilayah yang telah berhasil mereka kuasai pada kawasan Irak serta Suriah ke menjadi satu kekhalifahan. Hal tersebut dilakukan saat pihak militer Irak masih berupaya keras untuk merebut kembali aset berupa kota Tikrit, di Irak yang mana berada dalam kuasa kelompok militan ISIL tersebut.

ISIL juga mengumumkan sesuai dengan yang dilansir oleh AFP, pada Senin (30/6/2014), bahwa wilayah kekhalifahan tersebut yakni mencakup mulai dari Aleppo yang ada di Suriah bagian utara sampai dengan kota Diyala yang ada di Irak. Pada rilis pesan audio dan telah didistribusikan secara online, kelompok tersebut juga turut mengumumkan bahwa sudah mengangkat pimpinan mereka yakni Abu Bakr al-Baghdadi menjadi sosok khalifah, dimana kemudian disebut menjadi orang yang menjadi pemimpin bagi semua umat Islam.

al-baghdadi

“Dia merupakan imam serta khalifah untuk setiap muslim (seluruh dunia),” kata juru bicara dari ISIS, Al-Adnani. Pembentukan dari kekhalifahan Islam tersebut diumumkan usai ISIL berhasil merebut sejumlah area di Irak. Walau langkah tersebut kemungkinan tidak akan memberi dampak yang signifikan pada lapangan, akan tetapi ini menjadi indikator kepercayaan diri dari ISIL.

Menurut sejumlah pakar, pengumuman terkait pembentukan kekhalifahan tersebut dapat membuka era baru dari jihad dalam kepemimpinan terbaru yang lebih kuat. “Kekhalifahan ini adalah perkembangan terbesar pada jihad internasional semenjak serangan teroris pada 11 September,” kata Charles Lister, seorang pakar asal Brookings Institution dari Doha, Qatar.

LEAVE A REPLY