Berita Internasional – Dalam Kulkas, Khadafy Simpan Kepala Musuhnya

0
655

Sepertinya masih ada banyak sekali kisah yang masih belum berhasil terkuak di balik almarhum sang diktator Libya yaitu Moammar Khadafy. Seperti yang kita ketahui bahwa dua tahun lamanya usai berita kematiannya itu, sudah banyak orang yang mencoba untuk mengorek kisah-kisah sosok yang fenomenal di negara tersebut. Baru-baru ini, seorang penggiat film dari Inggris, Christopher Olgiati, sedianya baru saja rampung membuat sebuah karya film dokumenter terbaru yang berhubungan dengan Khadafy dan berjudul Mad Dog: Inside the Secret World of Muammar Gaddafi.

Pada satu kisah dari dalam film ini ada sebuah sesi wawancara bersama dengan seorang mantan anggota dari CIA bernama Frank Terpil, ia membelot lalu menjadi seorang pembunuh bayaran untuk Khadafy. Pada wawancara tersebut, Terpil mengakui bahwa dirinya pernah dibayar senilai 1 juta dollar AS guna membunuh salah satu dari para saingan Khadafy serta membawa kepala dari korban tersebut untuk kembali ke Libya.

Setibanya di Libya, masih dari pengakuan Terpil, Khadafy lalu menyimpan kepala dari orang tersebut di dalam sebuah lemari pendingin bersama dengan sejumlah jasad orang yang telah ia bunuh sebelumnya. “Saya ada di Geneva, kemudian (salah seorang saudara dari Khadafy) memberikan uang senilai 1 juta dollar AS untuk eksekusi orang tersebut dan memerintahkan untuk kepala dari orang itu dikirim ke Libya supaya Khadafy bisa melihat hasil dari pekerjaannya,” terang Terpil seperti yang diberitakan oleh The New York Post.

Pihak tim yang membuat dokumenter tersebut juga menemukan adanya bukti bahwa sang diktator yang telah tewas oleh rakyatnya sendiri pada dua tahun yang lalu itu membuat sebuah tempat penyimpanan para gadis yang hendak ia perkosa. Dan ironisnya, tempat tersebut dibangun oleh Khadafy pada Universitas Tripoli.

“Kamar seks tersebut dilengkapi tempat tidur, jacuzzi, serta tempat pemeriksaan kesehatan untuk para gadis tersebut. Tempat ini pun dilengkapi pula dengan peralatan bedah, topeng karet, serta alat anestesi,” lanjut Olgiati. “Khadafy selama hidupnya merupakan orang yang amat menawan, amat kejam, juga luar biasa kayanya. Hidupnya dikendalikan nafsu berkuasa yang luar biasa,” tambah Olgiati.

LEAVE A REPLY