Berita Internasional – Bom Bunuh Diri Suriah Dilakukan Warga AS

0
805

Pihak juru bicara dari Kementerian Luar Negeri AS, Jen Psaki mengklarifikasi bahwa pelaku aksi bom bunuh diri pada Provinsi Idlib, Suriah 25 Mei 2014 yang lalu merupakan warga negara Amerika Serikat. “Seorang warga dari AS terlibat pada aksi bom bunuh diri Suriah. Sedangkan namanya adalah al-Amriki,” kata Psaki, seperti yang dimuat dari Fox News, hari Sabtu (31/5/2014). Meski begitu, ia tak menjelaskan secara lebih rinci terkait asal usul dari bomber itu.

Bomber semacam Al – Amriki ini bisa diartikan ketakutan terburuk untuk kalangan pejabat AS. Sejumlah lembaga penegak hukum Amerika Serikat tengah berupaya keras guna menggagalkan ancaman dari para warga AS serta Uni Eropa. Bill Nelson, Senator AS juga menyatakan bahwa bomber ini berasal dari negara bagian Florida. Senada dengan Psaki, ia pun tak dapat menjelaskan siapa identitas dari bomber ini dengan detail sebab belum menerima informasi yang lain.

The New York Times juga melaporkan bahwa petugas penegak hukum mengidentifikasi orang tersebut sebagai Moner Mohammad Abusalha dari kawasan Florida. Otoritas setempat mengatakan Abusalha sudah melakukan perjalanan menuju Suriah pada akhir 2013 silam. Lalu tinggal pada kamp Front al-Nusra, kelompok yang berhubungan dengan teroris Al Qaeda. Saat menjalankan misinya, seperti yang dilaporkan oleh The New York Times, bomber Abusalha ini menggunakan sebuah truk yang berisi sedikitnya 16 ton peledak dan meruntuhkan restoran yang bernama al- Fanar di kawasan Idlib, lokasi yang menjadi tempat militer Suriah berkumpul.

Aksi dari Abusalha ini direkam pihak al-Nusra kemudian disebarkan via Twitter. Pada media sosial tersebut, militan menyebutkan bahwa warga AS tersebut bernama Abu Hurairah al-Amriki serta menampilkan foto dari seorang pria berkulit putih, muda dan berjanggut sedang tersenyum sambil memegang seekor kucing. Foto yang lain menunjukkan sosok Al-Amriki tengah duduk di tanah memakai rompi bom. Ditampilkan pula foto-foto truk meledak. Seorang aktivis pemberontak dari Bashar al-Assad mengatakan ketika al-Amriki menerima instruksi melakukan pemboman bunuh diri ini, ia nampak sangatlah bahagia. “Sebab dia akan melaksanakan jihad,” katanya.

LEAVE A REPLY