Berita Hangat Politik – Kejagung Kucurkan Rp 5 M Untuk Pelatihan Jaksa

0
671

Kejagung mengadakan program pelatihan untuk para jaksa yang merupakan dalam rangka menghadapi Pemilu 2014 mendatang. Jumlah anggaran yang disiapkan dari Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) dalam program pelatihan tersebut senilai Rp 5 miliar. “Anggaran yang akan diturunkan senilai Rp 5 miliar di seluruh Indonesia. Sejumlah 550 jaksa akan disiapkan guna meghadapi adanya kemungkinan sengketa pada pemilu nanti,” terang Jampidum Basyuni Masyarif dari Pusdiklat Kejaksaan, yang ada di kawasan Jl RM Harsono, Jakarta Selatan, hari Senin (10/2/2014).

Dari tempat yang sama pula, Jaksa Agung, Basrief Arief turut menegaskan bahwa persiapan dari pelatihan jaksa tersebut tidaklah terlambat. Jumlah anggaran yang telah disediakan pun juga memadai.”Kalau soal terlambat, sebenarnya tak terlambat sebab kesiapan dari kita sudah lebih cepat. Lalu untuk masalah anggaran yang tersedia telah menjadi DIPA. Tidak ada yang istimewa. Hingga kini masih mencukupi,” terangnya. Diketahui sebelumnya bahwa Basrief sedang mengumpulkan para Kajati serta Kajari di seluruh Indonesia guna memberikan arahan tentang persiapan Pemilu. Dia pun menegaskan supaya para jaksa dapat selalu netral saat menjalankan tugasnya.

“Yang harus digaris-bawahi adalah bahwa semua anggota dari kejaksaan yang berdasarkan rekomendasi wajib bersifat netral, jadi benar- benar netralitas,” ditegaskan Basrief dari Pusdiklat Kejaksaan, Senin ini. Sedianya Basrief harus memberi arahan untuk para jaksa agar segera bersiap dalam rangka menghadapi riuhnya tahun dari politik ini. Maka dari hal itu, Basrief pun mengatakan perlu melakukan program pelatihan untuk para jaksa ini.

“Kita pun harus segera mempersiapkan para jaksa guna menghadapi Pemilu ini, terdapat 2 sisi yang memiliki keterkaitan pada perkara pemilu, dan hal ini juga telah kita adakan pelatihan, serta telah kita laksanakan, pelatihan para jaksa guna menghadapi kasus yang mungkin terjadi pada Pemilu terutama pada Pidana Umum,” terangnya. Pihak kejaksaan pun juga sudah mempersiapkan jaksa pengacara untuk negara. Hal tersebut disiapkan apabila mungkin terjadi sengketa pada tahap pelaksanaan Pemilu 2014 nanti.

LEAVE A REPLY