Berita Erupsi – Korban Tewas di Kabupaten Malang ada 4 orang, Bukan 7.

0
408

BNPB atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana telah membenarkan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana erupsi Gunung Kelud di Kabupaten Malang. Pada sebelumnya, telah disebutkan jika korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Kelud berjumlah 7 orang, tetapi setelah dilakukan pengecekan, ternyata korban meninggal dunia hanya 4 orang korban jiwa.

“Usai dilakukan pengecekan ke Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang dan saya juga telah bertemu dengan Kepala Desa, BPBD dan juga TNI yang berada di lapangan telah dilaporkan jika kabar tersebut tidak benar. Terdapat beberapa korban yang telah dihitung sebanyak 2 kali dengan nama sebutan yang tidak sama atau berbeda.”ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho sewaktu jumpa Pers, Sabtu, 15 Februari 2014.

Sementara itu, ada sekitar 56 ribu orang telah tercatat mengungsi untuk menghindari dampak buruk akibat erupsi Gunung Kelud. “Tidak ada orang hilang saat ini.”ungkap Sutopo Purwo Nugroho.

Berikut ini adalah 4 orang korban meninggal dunia yang telah didata.

  1. Pontini atau biasa dipanggil Mbok Nya, Perempuan berusia 60 tahun seorang warga dari Dusung Plumbang, Desa Pandasari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Korban meninggal dunia akibat sesak nafas karena debu abu vulkanik.
  2. Sahiri atau biasa dipanggil Sair, Laki – Laki berusia 70 tahun seorang warga Dusun Ngutut, Desa Pandasari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Korban meninggal dunia akibat terkena runtuhan tembok ketika tengah menunggu kendaraan yang digunakan untuk evakuasi.
  3. Sanusi, Laki – laki berusia 80 tahun seorang warga Dusun Plumbang, Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Korban meninggal dunia akibat sesak nafas ketika tengah berlindung dibawah meja.
  4. Sutinah, Perempuan berusia 97 tahun warga Dusun Ngadirejo, Desa Sumberagung, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Korban meninggal dunia akibat sesak nafas.

Keempat korban meninggal dunia tersebut tinggal didesa yang hanya berjarak 7 km dari puncak kawah Gunung Kelud. Tebal abu yang ada dilokasi tersebut sekitar 20 cm.

“Daerah Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang adalah tempat yang terkena dampak paling parah. Tidak hanya abu tebal, batu berdiameter 5 sampai 8 meter juga menimpa atap rumah dan membuat beberapa toko, sekolah dan bangunan lain roboh.”ungkap Sutopo.

LEAVE A REPLY