Berita Caleg Unik – Penderitaan Caleg Gagal, Susah Tidur Sampai Mengalami Depresi

0
558

Calon anggota legislatif yang merasa kecewa dengan hasil penghitungan suara Pemilu Legislatif 9 April 2014 lalu mulai mendatangi sejumlah dokter spesialis kejiwaan. Para Caleg gagal tersebut mengaku stres karena gagal menjadi anggota legislatif.

Dokter Tomi Hermansyah, dokter spesialis kejiwaan RSUD R Syamsudin Sukabumi, mengatakan sudah ada beberapa calon legislatif yang mendatangi dirinya di tempat praktik karena depresi karena gagal meraih suara dalam pemilihan legislatif 9 April kemarin.

“Sudah ada sekitar 5 calon legislatif yang datang, dari hasil pemeriksaan sementara, mereka yang berkonsultasi kebanyakan depresi atau belum dapat menerima hasil pemilu kemarin. Tetapi tingkatan depresi yang mereka alami masih bisa dibilang ringan sehingga tidak diperlukan untuk rawat inap.”ungkap Tomi, 17 April 2014.

Menurut Tomi Hermansyah, kebanyakan para caleg yang melakukan konsultasi mengeluh kurang tidak sebab masih terbayang – bayang akan kekalahan yang mereka alami. Pengobatannya cukup dengan terapi jalan supaya kondisi emosional serta kejiwaan mereka dapat kembali seperti semula.

Telah diakui, jika setiap gelaran pemilu, selalu ada beberapa caleg yang mendatangi dirinya untuk melakukan konsultasi usai kalah dalam pemilihan legislatif. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada calon legislatif ataupun mantan legislatif yang mengalami depresi hebat dan membuat jiwanya terganggu.

“Caleg yang kalah rawan gangguan jiwa, sebab untuk dapat meraih kursi legislatif, mereka harus memforsir tenaga dan mengeluarkan dana yang besar, sehingga ketika mengetahui dirinya kalah, maka mereka tidak dapat menerima kekalahan tersebut kemudian mengalami stres dan depresi.”

Tetapi, saat ini selama mengatasi para caleg yang mengalami depresi, tidak ditemukan caleg yang kejiwaannya rusak ataupun mengalami sakit jiwa. Setelah diberikan beberapa terapi, caleg tersebut dapat kembali normal dan perlahan mulai melupakan kekalahan yang mereka alami.

Sementara itu, Joni Setiawan selaku Humas RSUD R Syamsudin Sukabumi mengatakan jika pihaknya telah menyediakan tempat khusus untuk para caleg yang membutuhkan rawat inap. Nantinya para caleg gagal tersebut akan ditempatkan disebuah ruang kemuning khusus untuk para pasien yang mengalami gangguan jiwa.

Akan tetapi, untuk ruang caleg stres pada nantinya tidak akan dicampur dengan pasien sakit jiwa biasa dan telah disediakan para perawat khusus.

LEAVE A REPLY