Berita Bola Italia – Montella Sesalkan Kegagalan Timnya

0
520

Pelatih Vicenzo Montella mengaku timnya tidak tampil seperti harapannya dalam laga akhir pekan ini kontra Juventus. Meskipun penampilan La Viola Fiorentina sempat lebih baik diparuh kedua, Vicenzo Montella sangat menyesal karena timnya tidak bisa menyarangkan 1 gol pun kegawang Juventus dipertandingan ini.

Fiorentina yang sempat tampil dibawah tekanan tuan rumah Juventus di Juventus Stadium, 9 Maret 2014. Mereka dipaksa bermain dibawah garis pertahanan mereka di paruh pertama. Pasalnya pasukan Antonio Conte menyerang habis – habisan Fiorentina.

Fiorentina pun tertinggal 1 gol diparuh pertama setelah mereka gagal mencegah gol cantik dari Kwadwo Asamoah.

Usai turun minum, La Viola bermain sedikit lebih baik dan berani keluar menyerang. Fiorentina juga berhasil mengamcam gawang Juventus. Sundulan dari Ryder Matos sempat mencium mistar gawang Juventus. Akan tetapi hingga peluit panjang ditiup, Fiorentina gagal mencetak sebiji gol dan membuat mereka pulang dengan tangan hampa dari lawatannya ke Juventus Stadium.

“Saat Anda bermain menghadapi Juventus, banyak hal yang sangat bergantung kepada mereka. Kami bermain dibawah tekanan di paruh pertama. Namun, Juventus tidak terlalu banyak menciptakan sebuah peluang.”ujar Vicenzo Montella seperti yang dilansir Football Italia.

“Ini tentu bukan permainan yang kami harapkan dan kami lebih menekan di paruh kedua. Kami mampu menciptakan sejumlah peluang untuk mencoba menyamakan kedudukan. Hasil ini tentu sangat kami sayangkan.”imbuhnya.

“Semua orang tentu mengetahui jika Juventus adalah sebuah tim yang kuat dalam berbagaimacam aspek sepakbola. Jadi, dengan segala macam kejujuran, saya berpikir jika Fiorentina mampu tampil bagus di paruh kedua dan bisa saja kami mencetak gol untuk tidak pulang dengan tangan kosong.”

“Tim ini perlahan mulai mendapatkan kepercayaan diri yang sempat hilang dibabak pertama dan tekanan yang kami terima juga telah mulai turun. Saya sangat puas melihat reaksi para pemain yang mereka tampilkan diparuh kedua. Setelah pada babak pertama kami dipaksa bertahan dan tidak bisa berbuat banyak. Tentu ini membuat kami tidak terbiasa bermain seperti ini, karena kami sangat jarang bermain dengan bertahan. Tetapi saat ini yang kami butuhkan hanya keyakinan serta optimisme.”

LEAVE A REPLY