Berita Baru Politik – 4 Kasus Pidana Pemilu Akan Disidangkan

0
540

Pihak Polri menerangkan bahwa kini sedang menangani sedikitnya 38 kasus terkait adanya pelanggaran tindak pidana dalam Pemilu 2014 yang telah dilaporkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Dari jumlah 38 kasus tersebut, ada 4 di antaranya yang disebutkan telah lengkap serta segera akan disidangkan pada pengadilan.

Yang jelas dalam kasus pidana pemilu tersebut ada 4 kasus yang telah P-21, dan pasti akan segera digulir menuju proses peradilan,” terang Brigjen Boy Rafli Amar, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri dalam jumpa pers yang diadakan di kantornya, kawasan Jl Trunojoyo III, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, hari Minggu (6/4/2014).

Boy juga sempat mengungkapkan bahwa 38 laporan polisi tersebut sebelumnya sudah diteliti oleh Bawaslu dalam tempo 5 hari lamanya. Jumlah 38 kasus terkait tindak pidana pemilu tersebut terjadi dalam masa kampanye yang dilaksanakan pada tanggal 16 Maret sampai dengan 5 April 2014.

“Dari total 38 kasus ini, sejumlah 34 kasus di antaranya sedang dalam tahap penyidikan,” lanjut Boy. Jenis dari pelanggaran pidana pemilu yang 4 kasus yang mana juga sudah lengkap berkasnya tersebut terdiri atas kasus politik uang, lalu kampanye memakai fasilitas pemerintah, bangunan peribadatan serta tempat pendidikan pada 1 kasus juga ada dari 2 kasus yang lain.

Sementara sisa 34 kasus yang sedang dalam proses selidik oleh kepolisian yakni 1 kasus tentang pemalsuan dokumen dan ijazah, lalu kasus politik duit ada 11 kasus, lalu kampanye dengan memakai fasilitas pemerintah, tempat ibadah serta tempat pendidikan ada 3, lalu perusakan alat peraga terhitung 2 kasus, kemudian kampanye di luar jadwal ada 3 kejadian serta 14 kasus lainnya.

Di sisi lain, tindak pidana dalam pemilu yang telah terjadi sebelum dari berlakunya masa kampanye pada Januari sampai dengan 15 Maret 2014, berjumlah ada 45 kasus. Untuk 23 kasus di antaranya sudah P-21, sedangkan 7 kasus lain masih pada proses penyidikan serta 14 kasus lain dihentikan atau SP3.

LEAVE A REPLY