Berita Baru Nasional – Keberhasilan Surabaya Kelola Sampah

0
658

Keberhasilan Surabaya untuk mengolola sampah tampaknya masih menarik minat dari Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya, untuk membahas hal tersebut secara lebih detail. Oleh karena itu, bersama dengan perwakilan negara – negara di Asia Pasifik, dirinya menggelar sebuah pembahasan mengenai solusi mengatasi permasalahan sampah.

Menurut Blthasar, Wali Kota Surabaya saat ini, Tri Rismaharini pantas mendapatkan sebuah apresiasi dan juga penghargaan atas kesuksesan menerapkan program 3R atau Reduce, Reuse, dan Recyle, yang telah berhasil mengelola sampah menjadi pupuk ataupun kompos. Bahkan upaya untuk membuat sampah menjadi sebuah pembangkit listrik bertenaga 40 ribu watt.

Untuk menjalankan 3R tersebut, beberapa perwakilan negara di Asia Pasifik dan Menteri Lingkungan hidup mengadalakan sebuah forum tentang pembahasan solusi permasalahan sampah, khususnya untuk mengelola limbah dan juga sampah dengan menggunakan 3R dari 25 hingga 27 Februari di kota Surabaya.

“Forum ini akan menjadi sangat bermanfaat guna meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan sampah dan juga merupakan kegiatan di Asia Pasifik.”ujar Balthasar, Selasa 25 Februari 2014.

Menurutnya, forum tersebut telah diikuti oleh 400 peserta dengan 100 perwakilan negara asing dan juga para pakar bidang 3R dengan perwakilan PBB, bilateral dan juga multirateral.

“Tidak hanya itu saja, ada terdapat 280 undangan yang berasal dari Kementerian Lingkungan Hidup dan juga Kementerian Pekerjaan Umum yang mencangkup para perwakilan pemerintah daerah dan perwakilan pemerintah pusat, perwakilan sektor swasta, akademisi dan lembaga penelitian dan LSM.”

Lebih lanjut dia mengatakan jika pada saat ini, masyarakat dunia khususnya di negara Asia Pasifik mempunyai tingkat perkembangan yang sangat cepat dalam hal permasalahan sampah dan juga cara pengelolaannya.

“Beberapa negara Asia telah mengadopsi prinsip 3R untuk menerapkan kebijakan, strategi dan juga peraturan untuk proyek dengan skala daerah hingga nasional.”

Ditempat yang sama, Rasio Ridho Sani selaku Debuti Bidang Pengelolaan Bahan Berbahaya Beracun, Limbah Bahan Berbahaya Beracun dan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup mengatakan jika Surabaya mampu menunjukan kepeduliannya kepada lingkungan.

Oleh karena itu, Rasio mengatakan jika Surabaya pantas untuk menjadi tuan rumah acara itu.

“Surabaya telah masuk dalam kriteria dan telah membuktikan hal itu.”

LEAVE A REPLY