Berita Baru Nasional -Hujan Abu Tipis Membuat Warga Klaten Panik

0
527

Hujan abu tipis terjadi akibat dari letusan Gunung Merapi, di Desa Kalitengah, Desa Sidorejo dan Desa Balerante, Kec. Kemalang, Klateng, Jawa Tengah. Hujan abu tipis terjadi ketika subuh tadi pagi selama 15 menit. Ratusan warga yang tinggal didesa tersebut dan hanya berjarak sekitar 6 km dari puncak Gunung Merapi tersebut sempat mengungsi menuju ke desa – desa tetangga, usai mendengarkan suara gemuruh Gunung Merapi.

“Tapi pada warga sempat berhamburan dan melarikan diri menuju ke Desa Panggang, dengan jarak sekitar 1 km. Mereka mendengar suara gemuruh menggelegar dari puncak Gunung Merapi. Saya juga melihat kepulan asap hitam dari Gunung Merapi. Tetapi sekarang, mereka telah kembali ke rumah masing – masing setelah dinyatakan masih dalam kondisi aman.”ungkap Camat Kemalang, Bambang, ketika diwawancara, Minggu 20 April 2014.

Menurut Camat Kemalang, Bambang, pada saat ini para warga telah kembali ke tempat kediaman mereka masing – masing. Mereka terlihat panik dan berhamburan keluar meninggalkan kediamannya untuk mengungsi. Akan tetapi usai melihat kepulan asap disapun menuju barat atau menuju Magelang oleh angin, para warga pun kembali menjadi lebih tenang dari sebelumnya.

Sekitar jam 06.00 WIB, para warga telah kembali ke tempat kediaman mereka masing – masing.

“Kita masih tetap mengamati kondisi Gunung Merapi bersama dengan pihak terkait.”ungkap Camat Kemalang, Bambang.

Dihubungi di tempat terpisah, Sukiman Mohtar Pratomo selaku Koordinator radio komunitas Lereng Merapi, membenarkan jika telah terjadi letusan Gunung Merapi pada pukul 04.30 WIB.

“Sebelum Gunung Merapi meletus ada suara gemuruh yang keras dan terdengar sangat kencang dari Desa Sidorejo dan Balerante. Para warga yang ketakukan kemudian mengungsi dengan menggunakan kendaraan bermotor mereka. Mereka juga telah membawa beberapa bekal dan juga harta bendanya.”terang Sukiman Mohtar Pratomo.

Menurut Sukiman Mohtar Pratomo, pada saat ini para warga diminta untuk tetap tenang dan selalu waspada serta tetap menggunakan masker yang telah dibagikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Klaten, supaya tidak terjadi gangguan pernafasan.

LEAVE A REPLY