Berita Baru Nasional – Aset Dilelang PLN Ancam Pemadaman

0
577

Ganjar Pranowo, Gubernur Jateng menjamin bahwa pasokan listrik Jateng tak akan mengalami pemadaman akibat dari adanya beberapa aset dari PLN Distribusi Jateng-DIY yang sedianya dilelang guna membayar ongkos pekerjanya. Ganjar pun menilai bahwa PLN telah lalai sebab soal hak para pegawai yang sejumlah Rp 48,6 miliar tersebut tak segera selesai. Ia memperingatkan supaya pihak PLN untuk segera menyelesaikan persoalan itu serta tak mengaitkan terhadap isu pemadaman se-Jateng juga DIY.

“Keputusan dari MA diminta agar segera membayar, dan lebih baik bila PLN menaati hukum, entah terserah caranya. Ini tak ada hubungan dengan sita-sitaan, dan listrik mati-matian, tinggal bayar saja. Dan saya kira itulah yang harus segera dilakukan,” ujar Ganjar setelah adakan pertemuan bersama pihak PLN dari kantornya, gedung Gubernur, Jl. Pahlawan, Semarang, hari Kamis (27/2/2014). “Saya tanyakan ini sudah lama kok tak dieksekusi? Apa bidang legalnya tak jemput bola? Apakah ini tak dianggap masalah penting? Kelihatannya banyak lalai, tidak dikawal dengan baik,” lanjutnya.

Sang politisi dari PDIP itu juga berharap supaya PLN berkomunikasi lebih baik lagi dengan karyawan yang sedang menuntut atas haknya. Dan langkah yang seharusnya diambil PLN yaitu menaati hukum bila tak ingin hilang asetnya. Diketahui memang, sejumlah 5 aset PT.PLN terancam akan dilelang tanggal 28 Februari usai putusan Mahkamah Agung no 48.k/PHI.Sus/2010 memenangkan gugatan dari Serikat Pekerja (SP).

Kelima aset ini antara lain adalah gedung serta lahan parkir milik kantor PLN Distribusi Jateng-DIY yang ada di Jl. Teuku Umar no.45, kawasan Jatingaleh Semarang, juga kantor PLN Area Semarang yang terletak di Jl. Pemuda nomor 209, dan Kantor PLN area Kudus, juga sebuah gudang milik PLN Demak.

Pihak General Manager dari PT PLN Distribusi Jateng-DIY, yaitu Djoko R Abumanan pada saat sebelumnya menyatakan bahwa apabila aset PLN tersebut dilelang, maka kemungkinan listrik se-Jateng serta DIY akan menjadi padam. Terkait adanya pernyataan seperti itu, maka Ganjar pun dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya menjamin pemadaman listrik yang se-Jateng tidak akan terjadi terkait terjadinya permasalahan pembayaran atas hak pekerja PLN tersebut.

LEAVE A REPLY