Berita Baru Internasional – Diboikot, Jumpa Pers Pejabat Malaysia Dengan Keluarga Penumpang MH370

0
793

Dilaporkan bahwa para keluarga penumpang dari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang berasal dari Tiongkok keluar meninggalkan acara jumpa pers yang diadakan oleh sejumlah pejabat otoritas Malaysia, hari Jumat (28/3/2014), juga membiarkan sejumlah pejabat Malaysia tersebut bicara di depan deretan kursi yang kosong. Pada hari yang ke-20 dari pencarian pesawat naas tersebut, ratusan orang saudara dari sejumlah 153 warga asal Tiongkok yang sedianya menjadi penumpang pada MH370 berdiri kurang lebih satu jam lamanya pada ruang jumpa pers pada Hotel Lido, di Beijing.

Akan tetapi, perlahan-lahan mereka pun meninggalkan ruangan tersebut yang sekaligus makin memperburuk ketegangan hubungan diantara para keluarga penumpang dengan pihak otoritas Malaysia. Seseorang yang memimpin dari dilakukannya aksi protes tersebut, Jiang, memegag mikrofon tidak lama usai petugas mempersilakan pada wartawan guna bertanya usai presentasi tentang perkembangan dari upaya pencarian.

Jiang, yang saat itu memakai kaus yang bertulis MH370 pada bawah blazer warna coklat, sambil menggenggam mikrofon itu bertanya pada kerabat penumpang lain, apakah mereka sudah puas terhadap penjelasan dari pemerintah Malaysia tadi. “Tidak!” jawab para kerabat penumpang secara bersama-sama. Jiang pun lalu mengajak para kerabat penumpang tersebut untuk meninggalkan ruang jumpa pers, sedangkan kamera TV merekam insiden itu sementara para pejabat dari Malaysia tersebut hanya memandang tak berdaya.

Usai seluruh keluarga korban pulang, Jiang pun masuk kembali dalam ruangan dan duduk pada kursi yang terdepan berhadapan dengan pejabat Malaysia tersebut. “Anda lihat, tadi menunjukkan bahwa keluarga penumpang bersatu. Segala fakta yang telah coba kalian tutupi pasti terungkap pada kemudian hari. Dan nantinya harus ada seseorang yang menerima akibatnya,” kata Jiang.

Menanggapi dari pernyataan Jiang tersebut, Akbal Abdul Samad, Komandan Operasi AU Malaysia, menegaskan bahwa Malaysia telah mencoba lakukan segala cara guna menemukan pesawat itu. “Kami lakukan yang terbaik serta kami tak sembunyikan apapun,” ujar Abdul Samad yang juga ditinggalkan oleh Jiang. Dan para pejabat itupun hanya bisa menatap ke arah kursi kosong di hadapan mereka

LEAVE A REPLY