Berita Baru Internasional – Di Jerman, Snowden Siap Bersaksi

0
556

Edward Snowden, sang pembongkar rahasia telah menyatakan kesiapan dan kesediaan guna menjadi saksi di hadapan sebuah komite parlemen di Jerman yang tenagh menyelidiki terkait kegiatan pengawasan oleh Dinas Keamanan Nasional milik AS (NSA), demikianlah laporan dari sebuah media hari Jumat (11/4/2014).

Sang mantan direktur dari NSA tersebut telah mengatakan siap untuk memberi kesaksian secara terperinci di Jerman bahkan tanpa syarat sekali pun, seraya mengutip surat yang datang dari pengacara Snowden yang ada di Berlin kepada komite pemeriksaan di Bundestag, sebuah Majelis Rendah Parlemen Jerman.

Kata-kata dari Snowden muncul di saat terjadi cekcok di Berlin tentang apakah panel dari NSA Jerman harus meminta kesaksian dari dirinya pada proses penyelidikan. “Glenn Greenwald, seorang yang menyiarkan kebocoran dan mengungkapkan program pengawasan oleh NSA “Prism” dari dasar dokumen rahasia yang berasal dari Edward Snowden, menunjukkan dukungan supaya Snowden dipanggil menjadi saksi,” terang sebuah media Jerman.

Pada sebuah wawancara akhir-akhir ini, wartawan yang telah melaporkan bocoran rahasia dari NSA itu mengatakan, skandal spionase AS tidak bisa sepenuhnya valid tanpa ada kesaksian dari Snowden. Ia juga menambahkan, akan terdapat celah besar pada penyelidikan apabila penyidik Jerman tak menanyai Snowden dengan cara langsung.

Sementara itu, Komite Parlemen Jerman yang dibuat kurang dari sebulan sebelumnya, memiliki kewenangan menyelidiki upaya penyadapan Jerman oleh agen NSA serta dinas rahasia yang lain. Penyelidik tersebut, yang terdiri dari 6 orang anggota parlemen koalisi yang tengah memerintah serta 2 orang dari oposisi, malah mengalami permasalahan. Sang ketua, Clemens Binninger, menyatakan mundur pada Rabu (9/4/2014), selang beberapa hari saja usai pertemuan pertama mereka.

Binninger menyatakan pada media kemundurannya akibat dari perbedaan pendapat dari kalangan anggota komite tersebut tentang kemungkinan Snowden untuk bersaksi. Oposisi mendesak supaya Snowden dipanggil, sementara anggota dari partai berkuasa meragukan apakah Snowden ini bisa memberikan informasi penting yang menjelaskan skandal spionase itu. Kamis, panel tersebut lakukan voting guna membahas Snowden di pertemuan selanjutnya 8 Mei, tepat usai kunjungan Angela Merkel ke AS.

LEAVE A REPLY