Berita Bola – Juventus tengah berada dalam dilema besar setelah kekalahan menyakitkan 0-3 dari Fiorentina. Meskipun klub menegaskan tak akan melakukan pergantian pelatih dalam waktu dekat, keputusan itu lebih dipengaruhi oleh kurangnya opsi yang tersedia daripada keyakinan penuh terhadap Thiago Motta.
Dalam beberapa laga berikutnya, nasib sang allenatore akan menjadi sorotan utama. Juventus enggan menunjuk pelatih interim karena stabilitas tim menjadi prioritas utama. Di sisi lain, sulit untuk menarik pelatih ternama tanpa jaminan tampil di Liga Champions musim depan.
Sebagian besar kandidat potensial juga masih terikat kontrak dengan klub lain. Hal ini membuat manajemen harus berpikir lebih panjang sebelum mengambil keputusan.
Alhasil, Juventus pun untuk sementara masih harus rela ‘terperangkap’ dengan Motta.
Saat ini, Juventus hanya memiliki sedikit pilihan yang realistis. Roberto Mancini dan Igor Tudor adalah dua nama yang tersedia, tetapi keduanya belum tentu menjadi solusi jangka panjang.
Jika ingin menunggu, mereka bisa mempertimbangkan Antonio Conte, Gian Piero Gasperini, atau Stefano Pioli. Namun, ketiganya belum tentu bersedia mengambil alih dalam kondisi tim yang sedang goyah.
Opsi dari tim junior seperti Massimo Brambilla dan Pietro Magnanelli pun kurang menarik. Juventus membutuhkan sosok yang lebih berpengalaman untuk menghadapi tekanan besar di sisa musim ini.
Thiago Motta masih memegang kendali, tetapi kepercayaan para pemain terhadapnya perlahan memudar. Metode kepelatihannya yang kaku serta keputusan kontroversial membuat suasana di ruang ganti semakin dingin.
Sejumlah pemain dikabarkan mulai merasa jauh dari sang pelatih. Kurangnya empati dalam kepemimpinannya semakin memperparah situasi.
Namun, Juventus juga sadar bahwa pergantian pelatih di tengah musim bukan langkah yang mudah. Keputusan ini bisa berdampak besar pada stabilitas tim dan hasil di kompetisi domestik maupun Eropa.
Satu-satunya sosok yang mungkin bersedia mengambil alih dalam kondisi ini adalah Igor Tudor. Musim lalu, dia menerima tantangan serupa di Lazio tanpa banyak syarat.
Namun, Juventus perlu mempertimbangkan lebih jauh apakah memilih Tudor adalah solusi terbaik. Jika mereka yakin bisa merekrut pelatih elite di akhir musim, mengambil langkah terburu-buru sekarang bisa menjadi kesalahan.
Nyonya Tua harus berpikir jernih di persimpangan jalan ini. Keputusan yang diambil akan menentukan arah klub, bukan hanya untuk musim ini, tetapi juga masa depan mereka di sepak bola Eropa.