Nasional – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan kebakaran yang melanda tiga gerbong kereta api (KA) cadangan di Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta tidak akan mengganggu perjalanan kereta selama arus mudik Lebaran. KAI telah menyiapkan armada cadangan dari daop lain untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Deputy Executive Vice President (EVP) Daop 6 Yogyakarta, Nugroho Dwi Sasongko menyampaikan, insiden kebakaran gerbong KA yang terjadi di Stasiun Tugu Yogyakarta pada Rabu pekan lalu mengakibatkan kerusakan pada dua kereta eksekutif dan satu kereta premium.
“Ketiga kereta ini merupakan cadangan yang kami siapkan untuk mengantisipasi gangguan selama masa angkutan Lebaran,” ujar Nugroho, dikutip ANTARA.
Meskipun tiga gerbong di Stasiun Tugu Yogyakarta mengalami kerusakan, Nugroho menegaskan bahwa kesiapan armada untuk mudik tetap aman.
“Untuk angkutan mudik nanti, kami dapat mendapatkan dukungan dari daop lain sebagai cadangan. Kami menyadari jumlah penumpang di daop 6 cukup tinggi, baik yang berangkat maupun yang datang, jadi alokasi armada dari KAI cukup aman untuk perjalanan kereta selama Lebaran tahun ini,” tambahnya.
Pihak KAI juga mengungkapkan, pelaku pembakaran memiliki rekam jejak panjang dalam melakukan tindakan ilegal di lingkungan perkeretaapian. Sejak 2022, pelaku tercatat sembilan kali dikeluarkan dari kereta karena tidak memiliki tiket.
Selain itu, ia juga terlibat dalam aksi vandalisme, termasuk mencoba mengganjal rel dengan balok di daerah Bekasi dan kasus pencurian sepeda motor di Stasiun Palur.
“Memang benar, pelaku memiliki latar belakang tindakan tidak terpuji. Berdasarkan catatan kami, pelaku sudah sembilan kali dikeluarkan oleh kondektur karena tidak memiliki tiket. Selain itu, ia juga terlibat dalam beberapa aksi vandalisme sejak 2022,” jelas Nugroho.
Nugroho mengatakan, KAI mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam menangkap pelaku pembakar gerbong do Stasiun Tugu Yogyakarta serta respons sigap tim pemadam kebakaran yang berhasil mencegah api meluas.