Skip to content
Kabaraku
Menu
  • Home
  • Nasional
  • Berita Bola
  • Selebriti
  • Mancanegara
  • Kesehatan
Menu

Akibat Stoknya Minim, Harga Cabai Di Ngawi Tembus Harga Rp 110.000 Per Kg

Posted on 05/03/2025

Nasional – Harga cabai di Pasar Besar Ngawi mengalami lonjakan yang signifikan, mencapai Rp 110.000 per kilogram pada awal Ramadhan. Kenaikan harga ini disebabkan oleh minimnya stok cabai di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi, Kusumawati Nilam, menjelaskan bahwa kondisi ini memaksa pasokan cabai harus didatangkan dari luar daerah, seperti Kediri dan Blitar.

“Faktor cuaca ekstrem dan ongkos transportasi memengaruhi harga cabai di pasaran. Apalagi pasokan dari luar, makanya harga cabai jadi lebih mahal,” ungkap Nilam saat dikonfirmasi pada Selasa (4/3/2025).

Kenaikan harga cabai berdampak langsung pada para pedagang sayur di Pasar Beran, Kecamatan Ngawi. Mereka terpaksa menjual cabai dalam kemasan kecil untuk menyesuaikan dengan daya beli masyarakat.

Para pedagang menjual cabai dalam kemasan plastik kecil, di mana setiap bungkus berisi 7-8 biji cabai dijual seharga Rp 2.000 untuk penjual sayur keliling.

“Kalau konsumen biasa, naik menjadi Rp 3.000 per bungkus,” kata Prayitno, salah satu pedagang.

Selain kemasan kecil, tersedia juga kemasan lebih besar yang berisi 15 biji cabai, dijual seharga Rp 5.000 untuk penjual sayur keliling, sementara untuk warga umum, kemasan sedang dijual dengan harga Rp 7.000 per bungkus.

“Harga cabai sekarang sudah Rp 110.000 per kilogramnya. Jadi saya harus menjualnya per bungkus Rp 3.000 agar terjangkau warga biasa,” tambah Prayitno.

Di sisi lain, terkait dengan stok minyak goreng bersubsidi, Nilam memastikan bahwa stok Minyakkita masih mencukupi di pasaran.

Hal ini disampaikan setelah adanya keluhan masyarakat mengenai sulitnya mendapatkan minyak goreng tersebut.

“Hampir setiap minggu kami turun ke pasar. Dan saat ini stoknya masih ada dan cukup,” ujar Nilam.

Nilam juga menegaskan bahwa Minyakkita tetap dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yakni sebesar Rp 15.700 per liter.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sponsor By :

Berita Terkini :

  • Chelsea Tertarik Buat Memboyong Fermin Lopez Dari Barcelona 28/08/2025
  • Lembang Park and Zoo Ditutup Gara-gara Seekor Macan Tutul Diduga Kabur 28/08/2025
  • Minta Gaji Lebih Tinggi Dari Mbappe, Real Madrid Siap Lepas Vinicius Junior Secara Gratis? 28/08/2025
  • MU Disingkirkan Grimsby Town Carabao Cup, Ruben Amorim Meminta Maaf Pada Fans 28/08/2025
  • Tersinggung Ditegur Saat Numpang BAK, Seorang Pria Di Bantul Curi Motor Milik Tetangganya 28/08/2025
  • Bubarkan Karnaval Sound Horeg Di Blitar, Polisi Menahan Belasan Truk 28/08/2025
  • Warga Kota Ternate Dihebohkan Dengan Penemuan Potongan Kaki Pasien Amputasi Di Tempat Sampah Depan Hotel 28/08/2025
  • Bos Juventus Menegaskan Masa Depan Dusan Vlahovic : 99 Persen Bertahan! 28/08/2025
  • Eksperimen Hansi Flick Buahkan Hasil, Dani Olmo Dipilih Jadi Motor Serangan Barcelona 27/08/2025
  • Tak Masuk Rencana Ruben Amorim, Kobbie Mainoo Bisa Tinggalkan MU Dan Gabung Real Madrid? 27/08/2025
©2025 Kabaraku | Design: Slot Gacor Indonesia